Bidang Pekerjaan Lulusan Sarjana Teknik Yang Sukses

 0
Bidang Pekerjaan Lulusan Sarjana Teknik Yang Suksesby Adminon.Bidang Pekerjaan Lulusan Sarjana Teknik Yang SuksesTeknik atau rekayasa adalah penerapan teknologi dan ilmu untuk menyelesaikan permasalahan manusia dan hal ini diselesaikan lewat pengalaman praktis, matematika, dan pengetahuan yang diterapkan untuk mendesain proses atau objek yang berguna. Pra praktisi teknik professional disebut insinyur atau sarjana teknik. Menurut sejarahnya, banyak ahli yang meyakini kemampuan teknik manusia sudah tertanam secara natural. Hal ini […]

sarjana teknik sipil informatika kimia elektro 300x225 Bidang Pekerjaan Lulusan Sarjana Teknik Yang SuksesTeknik atau rekayasa adalah penerapan teknologi dan ilmu untuk menyelesaikan permasalahan manusia dan hal ini diselesaikan lewat pengalaman praktis, matematika, dan pengetahuan yang diterapkan untuk mendesain proses atau objek yang berguna. Pra praktisi teknik professional disebut insinyur atau sarjana teknik. Menurut sejarahnya, banyak ahli yang meyakini kemampuan teknik manusia sudah tertanam secara natural. Hal ini ditandai dengan kemampuan manusia purba untuk membuat peralatan dari batu. Dengan kata lain, teknik pada mulanya didasari dengan trial dan error untuk menciptakan alat untuk memermudah kehidupan manusia. Seiring dengan berjalannya waktu, ilmu pengetahuan mulai berkembang dan mulai mengubah cara pandang manusia terhadap bagaimana alam bekerja. Perkembangan ilmu pengetahuan inilah yang kemudian mengubah cara teknik bekerja hingga seperti sekarang. Orang tidak lagi selalu mengandalkan trial and error dalam menciptakan atau mendesain peralatan, melainkan lebih mengutamakan ilmu pengetahuan sebagai dasar dalam mendesain.

Terdapat empat cabang ilmu teknik utama, yaitu teknik mesin, listrik, sipil, dan kimia, selain itu, terdapat pula cabang ilmu teknik yang merupakan gabungan dari beberapa ilmu teknik yang telah ada. Bidang studi dari ilmu kimia antara lain teknik mesin, teknik listrik, teknik sipil, teknik kimia, dan bidang interdisipliner. Jurusan teknik termasuk program studi yang banyak diminati di Indonesia. Ini karena lulusan teknik banyak yang langsung diserap lapangan kerja. Meski HESA mencatat 85,4% lulusan jurusan teknik mudah diserap lapangan kerja, tampaknya jumlah tersebut meningkat di negeri ini. Lulusan teknik menjadi lulusan yang mudah mencari dan menciptakan lapangan kerja. Untuk lebih jelasnya, secara spesifik berikut prospek dan lapangan kerja dari masing-masing jurusan teknik favorit di perguruan tinggi tanah air.

Lulusan arsitektur memiliki kompetensi kuat pada teknologi arsitektur yang berakar pada rekayasa, budaya logal dan blogal, pengelolaan kawasan dan bangunan. Lapangan kerja lulusan sangat luas, seperti menjadi peneliti di berbagai lembaga penelitian, dosen, staf di instansi pemerintah, seperti kementrian perumahan rakyat, bappenas, bappeda, departemen pu, konsultan, dan industri real estate. Lulusan teknik elektro memiliki kompetensi terapan dan dasar di bidang instrumentasi, informatika, komunikasi, dan ketenagaan listrik. Lulusan dari program studi ini sangat dibutuhkan oleh industri yang menggunakan sistem instrumentasi kendali, elektronika, telekomunikasi, industri informatika dan computer, industri kelistrikan, instansi pemerintah seperti PLN, Kominfo, bappenas, bappeda, dan departemen PU. Lulusan dari program studi teknik geodes mampu mengembangkan dan menerapkan iptek yang berbasis pada peralatan modern geomatika dan geodes, seperti pengukuran variable geomatika dan geodesi, remote sensing, melakukan survey, serta mengolah data informasi kebumian untuk kepentingan pemetaan dan penyusunan sistem informasi. Alumni program studi ini sangat banyak bekerja di konsultan pemetaan dan survey, perusahaan pertambangan mineral, perkebunan, perhutani, pertamina, bakosurtanal, bpn, pertambangan, bappenas, bappeda, dan departemen PU.

Lulusan program studi teknik geologi memiliki kemampuan komprehensif di bidang pemetaan, geologi bencana alam, pertambangan, hidrogeologi, struktur, dan geologi mineral. Lulusan teknik geologi banyak bekerja di perusahaan pertambangan swasta seperti pengolahan gas bumi, minyak, batu bara, logam, emas, dan mineral asing maupun dalam negeri. Lulusan program studi teknik kimia menguasai iptek dan pengembangan teknologi kimia dan mampu melakukan proses rekayasa berbagai industri kimia. Peluang kerja lulusan sangat besar seoerti konsultan industri rekayasa, industri bahan makanan, peneliti, industri gas bumi dan minya, industri pengolahan tambang, industri petrokimia, industri pupuk, dan instansi pemerintah. Lulusan program studi teknik mesin memiliki kemampuan merekayasa mesin modern, produksi, dan pemeliharaan mesin yang sangat banyak digunakan untuk kepentingan industri. Prospek kerja lulusan dapat menjadi konsultan teknik, jasa konstruksi mesin, industri mesin, dephub, deperindah, esdm, bappenas, bappeda, peneliti, dan dosen.

Lulusan program studi teknik industri memiliki kompetensi di bidang pengelolaan dan rekayasa industri, mampu mengembangkan, menjalankan, menginstalasi, dan merancang sistem integral yang terdiri atas informasi, energi, bahan, mesin, dan manusia. Biasa bekerja di industri multinasional bidang pertambangan, elektronika, mesin, dan kimia. Lulusan program studi ini memiliki kompetensi dalam penerapan dan pengembangan IPTEK nuklir untuk kesejahteraan manusia, pemanfaatan radiasi dan radioaktif di pembangkit listrik, industri, dan rumah sakit serta pemanfaatan bahan galian radioaktif secara aman. Peluang kerja lulusan ini sering dipakai di industri informatika, eksplorasi minyak dan gas bumi, industri energi dan jasa yang emenrapkan teknologi nuklir, dan industri permesinan.lulusan fisika teknik mampu menerapkan dan mengembangkan sistem industri, terutama di bidang manajemen dan rekayasa instrumentasi energi baru dan terbarukan. Dapat bekerja di lembaga riset, pembangkit listrik, informatika, industri energi baru, minyak, gas bumi, kimia, rumah sakit, kertas, dan instansi pemerintahan. Seperti bapeten dan batan. Lulusan teknik sipil dan lingkungan memiliki keahlian di bidang pemeliharaan, konstruksi, dan percanaan bandara, jembatan, pelabuhan jalan, penatakolalaan sumber daya air dan industri rekayasa struktur. Prospek karier biasa di industri struktur swasta atau asing, kontraktor bangunan dan infrastruktur, serta kementrian perumahan rakyat.

Lulusan perencanaan wilayah dan kota memiliki kemampuan di bidang manajemen dan teknik perencanaan kota dan wilayah dengan sifat kekhasan masing-masing sesuai dengan potensi sumber daya lokal. Lulusan teknik informatika mampu menganalisis, mengidentifikasi spesifikasi dan kebutuhan suatu permasalahan, serta mengenmbangkan model solusinya berbasis teknologi informatika. Selain itu, ia mampu melakukan implementasi dan perancangan perangkat lunak dengan alat bantu, teknik, dan metode yang sesuai beserta dengan pendokumentasiannya. Serta, mampu mengembangkan bidang ilmu teknologi informatika. Jenis pekerjaan yang tepat untuk lulusan teknik informatika seperti data communication/computer network engineer, web/software enginner, web designer, sistem analis, dan programmer. Lulusan teknik perkapalan menguasai prinsip perancangan kapal yang berkaitan dengan teknik komputasi, teknik produksi, hidrodinamika, dinamika, dan struktur, kemampuan profesionalisme, intelektual serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan lingkungan memungkinkan lulusan teknik perkapalan mampu berkiprah dan sukses di bidang lainnya. Psopek karier bidang atau keahlian yang berkompeten dengan teknik perkapalan diantaranya adalah quality control pada pengerjaan di galangan kapal, tenaga ahli pada industri peralatan dan mesin, tenaga edukatif pada smk dan perguruan tinggi, tenaga ahli pada laboratorium teknik perkapalan, tenaga ahli perkapalan di lingkungan dirjen perhubungan laut, konsultan dan perencana pembangunan kapal, quality surveyor pada pengerjaan di galangan kapal intarnasional maupun nasional, pengawas maupun pemilik perusahaan pelayaran, serta tenaga ahli untuk bidang perbaikan, pembangunan perncanaan kapal dan alat apung lainnya pada industri maritim.

Ilmu yang dipelajari dalam teknik perminyakan adalah ilmu mengenai esktraksi eksplitasi dan eksplorasi panas bumi, gas bumi, dan minyak bumi dari berbagai sisi yakni pengolahan, produksi, pengeboran, penilaian formasi, dan reservoir sampai masalah ekonomi perminyakan. Selain itu, juga dipelajari tentang aplikasi prinsip manajemen, ilmu teknik, dan ekonomi dalam produksi, perencanaan, serta transportasi sumber daya alam semacam gas dan minyak bumi. Sehingga lulusan perminakan memiliki keahlian di bidang itu semua. Lulusan teknik perminyakan dapat bekerja di berbagai bidang seperti bidang perminyakan swasta semacam Medco energi, Sclumberger, Total Indonesie, Chevron pacific Indonesia, Exxon Mobil, VICO Indonesia, Conoco Phillips, Pertamina, dan lainnya. Bidang pemerintahan dan lembaga penelitian seperti BPPT, LEMIGAS, LIPI, SKK MIGAS, DITJEN ESDM, DAN Departemen ESDM. Perusahaan pengadaan barang penunjang industri pertambangan dan perminyakan. Akademisi sebagai peneliti atau dosen di perguruan tinggi swasta maupun negeri. Lulusan teknik kelautan punya keterampilan dan pengetahuan dalam menerapkan prinsip mekanika fluida dan padat, akustik bawah air, oseanografi, statsitika dan probabilitas, hidrostatik, dinamika, dan gelombang air terhadap permasalahan rekayasa kelautan. Selain itu, juga mampu bekerja dalam kelompok untuk mengintegrasikan berbagai bidang teknik dan mernacang rekayasa kelautan secara optimal. Sebagian besar lulusan teknik kelautan terlibat dalam kegiatan industri galangan kapal seperti PT Dumas, PT Dok Kodja Bahari, PT PAL Indonesia, dan lainnya. Selain itu, lulusan teknik kelautan juga tersebar di berbagai bidang industri, seperti perusahaan minyak dan gas, konsultan offshore engineering lokal & asing, kontraktor offshore engineering dan civil, industri rancang-bangun, BPPT, Dirjen Migas, PPGL, BAPPENAS, dan DKP.

Lulusan program sarjana teknik material mampu membuat, mengembangkan, merancang, dan memilih material teknik, berbudi luhur, mampu beradaptasi, inovatif, mampu bekerja sama, dan berwawasan industri. Prospek karier lulusan teknik material biasanya bekerja di bidang energi dan sumber daya mineral yang dapat berperan sebagain insinyur perawatan, inspeksi, korosi, dan pengelasan perawatan alat produksi, pengawasan kualitas dan mutu produk, pengembangan produk, proses produksi, serta perawatan peralatan. Lulusan teknik penerbangan dibekali ilmu dasar kerekayasaan seperti matematika teknik, termodinamika, menggambar teknik, teknik control, material teknik, dinamika, mekanika fluida, dan mekanika teknik. Selain itu, keilmuan khusus kedirgantaraan yang dipelajari mencakup perancangan pesawat, sistem transportasi, sistem pesawat terbang, mekanika terbang, struktur ringan dan material, dan aerodinamika. Lulusan teknik penerbangan biasanya bekerja di berbagai industri manufaktur seperti PT PINDAD, PT Garuda Indonesia, dan PT Dirgantara Indonesia. industri komponen kedirgantaraan seperti PT INTI dan LEN. industri jasa perawatan seperti Koharmat-AI, MMF, dan INDO-PELITA. Jasa angkutan udara seperti air charter, airlines, maupun jasa telekomunikasi satelit seperti TELKOM, PSN, dan Satelindo. industri manufaktur, industtri otomotif, perminyakan dan pertambangan seperti PT Caltex Pasific Indonesia, Pertamina, dan PT Schlumberger Indonesia. Instansi Pemerintahan seperti Lapan, Dislitbang AU, BPPT, Puspiptek, Sekbang-AU, AAU, ITB, dan Dephub.

Lulusan teknik pertambangan mampu menguasai eksplorasi tambang. Lulusan ini memiliki kemampuan dalam bidang kajian mencakup sebagian aktivitas tahap pra penambangan, yaitu berkaitan dengan pemilihan kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana serta metode penambangan meliputi developing, engineering dan design, serta aktivitas tahap pertambangan seperti pengendalian biaya, pengankutan, pemuatan, dan pemberaian. Sarjana teknik pertambangan biasanya bekerja di perusahaan BUMN seperti PT Timah, PLN, PGN, dan Pertamina. Perusahaan swasta seperti KODECO, PT Tambang Aspal Buton, PT Berau Coal, PT Freeport, PT Hemako, PT Bosowa Mining, PT Semen Tonasa, PT INCO, UNION OIL, MOBIL OIL, PT Aneka Tambang, dan PT Batubara. Atau menjadi wistaswasta dengan mendirikan perusahaan pengeboran gas bumi, minyak bumi, dan air tanah. Lulusan teknik geofisika mampu melakukan akuisisi data berupa pengukuran para meter alam, seperti mengkuantifikasi proses alam, umur radiometric, elastisitas, geolistrik, geomagnet, gaya berat dalam bentuk yang mudah ditafsirkan. Selain itu, juga mampu melakukan pemrosesan data, mengubah informasi yang diperoleh dari pengukuran observasi di lapangan dalam bentuk yang mudah diaktualisasikan. Terakhir, mampu menerjemahkan ke dalam bahasa kebumian dan mampu melakukan interpretasi data. Lulusan teknik geofisika dapat bekerja di berbagai bidang pemerintahan, perminyakan dan pertambangan, bidang penelitian dan pendidikan.

Lulusan teknik meteorologi memiliki kemampuan untuk memanfaatkan informasi iklim, cuaca, dan sumber daya untuk perencanaan pembangunan wilayah. Mampu menganalisis informasi data iklim atau cuaca serta aplikasinya pada bidang pariwisata, rekreasi, transportasi, lingkungan hidup, energi, pekerjaan umum, kesehatan manusia, kelautan, perikanan, peternakan, kehutanan, dan pertanian. Mampu memperkirakan kemungkinan perubahan sistem atmosfer dan kebumian akibat perubahan lingkungan. Mampu menguasai teknik instrumentasi dan observasi lingkungan, iklim, dan cuaca. Serta, mampu menemukan permasalahan yang terkait dengan bidang agrometeorologi, dengan penguasaan teknik percobaan lapang, modeling, serta teknik simulasi. Kompetensi lulusan meteorologi adalah mengetahui dan memprediksi kecenderungan gejala cuaca dan keterkaitannya dengan kehidupan manusia. Beberapa instansi dan bidang yang bisa dimasuki oleh sarjana meteorologi seperti industri, pertanian, peneliti, akademisi, dan instansi pemerintahan. Lulusan teknik metalurgi mampu memisahkan mineral pengotor dan mineral berharga di dalam bijih hasil penambangan agar siap untuk diekstraksi secara ekonomis dan teknis. Termasuk dalam mineral processing ini misalnya adalah pencucian batubara. Mampu mengekstraksi logam berharga dan memurnikannya menjadi logam murni, misalnya alumunium, tembaga, timah, perak, emas, atau menghasilkan paduan seperti ferro nickel dan nickel matte. Termasuk dalam ekstraksi ini misalnya adalah pembuatan alumnia dari bijih bauksit dan pencairan batu bara, serta daur ulang. Lulusan teknik metalurgi mampu melakukan evaluasi kinerja pabrik pengolahan bahan galian mineral dan ekstraksi logam ditinjau berdasarkan aspek efisiensi penggunaan sumber daya energi dan bahan baku serta kualitas produknya. Mampu memadukan logam dengan unsure lain membentuk paduan logam, misalnya berbagia jenis superalloy, paduan nikel, kuningan, alumunium, besi cor, dan baja. Selain itu lulusannya juga mampu melakukan pembentukan logal seperti rolling terhadap produk baja serta memperbaiki struktur mikro paduan logam melalui perlakuan panas untuk mendapatkan sifat yang diperlukan dalam aplikasi. Termasuk, misalnya pengecoran loga, metalurgi serbuk, dan metalurgi pengelasan. Mampu mendapatkan hubunga antara struktur mikro dengan sifat logam dan paduannya, misalnya pengaruh partikel karbida terhadap ketahanan korosi baja dan kekuatan tarik. Lulusan teknik metalurgi dan material dibutuhkan oleh industri pertambangan seperti PT Newmont Nusa Tenggara, PT Timah, PT Aneka Tambang, dan PT Freeport Indonesia, Pengolahan mineral bahan refraktori dan keramik, industri semen, industri peleburan dan ekstraksi logam seperti PT Krakatau Steel dan PT Inalum, industri pengolah emas perak, industri manufaktur, industri pembuatan mesin dan komponen, perkapalan, kereta api, pesawat terbang, industri otomotif, industri pengecoran logam, dan industri perminyakan serta gas.

Daftar universitas fakultas jurusan teknik terbaik di Indonesia diantaranya adalah Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Universitas Indonesia, Universitas Trisakti, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, dan Univeristas Brawijaya. Beberapa perguruan tinggi diantaranya ada yang membagi ke dalam beberapa fakultas seperti Teknologi Industri, Teknologi Informasi, Teknik Sipil dan Perencanaan, Teknologi Kelautan, serta Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral. Dari fakultas tersebut biasanya dibagi ke beberapa program studi dengan jenjang S1 seperti Geofisika, Meteorologi, Oseanografi, Teknik Geofisika, Teknik Pertambangan, Teknik Perminyakan, Teknik Geologi, Teknik Penerbangan, Teknik Material, Teknik Fisika, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Informatika, Teknik Kelautan, Teknik Planologi, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Sistem Perkapalan, Desain Produk Industri, Arsitektur, Kesehatan Lingkungan, Perencanaan Wilayah dan Kota, Bangunan Air, Bangunan Transportasi, Bangunan Gedung, Teknik Komputer Kontrol, Sistem Instrumentasi, Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Gas dan Petro Kimia, Opto Elektronika dan Aplikasi Laser, Agroteknologi, Fisika Teknik, Teknik Nuklir, Survei dan Pemetaan Kadastral, dan Teknik Pengairan. Gaji standar freshgraduate sarjana teknik yang baru lulus biasanya di kisaran antara Rp.4.000.000,- hingga Rp.10.000.000,- tergantung dari pengalaman dan keahlian yang dimiliki, nilai ini hanya sebagai acuan ketika anda sedang melakukan interview dengan perusahaan.

Related Posts