Info Daftar Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia 2015

 0
Info Daftar Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia 2015by Adminon.Info Daftar Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia 2015Perguruan tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dikelola oleh perusahaan, departemen, instansi, atau dinas, baik pemerintah maupun swasta, yang memberikan biaya pendidikan gratis terhadap mahasiswanya. Selain itu, pengelola pendidikan kedinasan ini akan mewajibkan mahassiwanya untuk bekerja dalam waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian antara mahasiswa dengan pihak pengelola. Inilah yang disebut dengan ikatan dinas. Jika […]

perguruan tinggi kedinasan gratis di indonesia 300x151 Info Daftar Sekolah Kedinasan Terbaik di Indonesia 2015Perguruan tinggi kedinasan merupakan perguruan tinggi yang dikelola oleh perusahaan, departemen, instansi, atau dinas, baik pemerintah maupun swasta, yang memberikan biaya pendidikan gratis terhadap mahasiswanya. Selain itu, pengelola pendidikan kedinasan ini akan mewajibkan mahassiwanya untuk bekerja dalam waktu beberapa tahun sesuai dengan perjanjian antara mahasiswa dengan pihak pengelola. Inilah yang disebut dengan ikatan dinas. Jika kita memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi kedinasan maka setidaknya kita akan mendapatkan tiga keuntungna, yaitu mendapat biaya pendidikan gratis, biasanya mendapat uang saku dari lembaga yang menaunginya, dan tidak lagi susah mencari pekerjaan setelah lulus kita. Tetapi, biasanya sebuah perguruan tinggi kedinasan akan memasang target indeks prestasi mahasiswanya pada batas minimal tertentu. Sehingga, mahasiswa yang tidak dapat melewati batas mnimal tersebut akan dikeluarkan dari pendidikan.

Biasanya anggaran perguruan tinggi kedinasan diperoleh dari APBN yang diterima setiap lembaga pemerintah diatasnya. Dapat dipastikan bahwa biaya kuliah disini cukup murah. Ada saja perguruan tinggi kedinasan yang menggunakan APBN sebagai sumber subsidi penuh, dan dapat dikatakan biaya operasional perkuliahan gratis. Bila anda sering mendengar jika seluruh PTK itu gratis, hal itu salah. Karena sebetulnya tidak semua PTK tidak mmembebankan biaya pendidikan. Namun tidak dapat dipungkiri sebagian sekolah kedinasan mengenakan biaya pendidikan yang harus dibayar tiap bulannya oleh mahasiswanya, namun kebanyakan dari sekolah tersebut menetapkan biaya pendidikan cukup murah jika dibandingkan sekolah tinggi non-kedinasan atau bahkan perguruan tinggi swasta. Hal ini merupakan salah satu faktor banyaknya lulusan sekolah menengah yang berlomba-lomba agar mendapatkan biaya murah yang terjangkau, juga mendapatkan jaminan masa depan yang cukup menjanjikan. Ikatan dinas merupakan fasilitas yang biasanya harus diikuti dan disediakan oleh banyak PTK. Jaminan pekerjaan akan menanti para lulusan ketika telah lulus, bisa saja diangkat untuk menjadi pegawai tetap, mayoritas adalah pegawai negeri sipil. Bagi banyak PTK, juga tersedia fasilitas pengangkatan menjadi CPNS, meskipun mahasiswa ini masih dalam masa pendidikan. Banyak PTK yang menyediakan fasilitas uang saku atau gaji bagi mahasiswanya, walaupun telah melewati pengangkatan CPNS atau belum. Bila anda mendengar semua PTK punya fasilitas wajib ikatan dinas, hal itu salah. Akan tetapi semua PTK punya akses kepada jenjang karier alias jatah pegawai pada lembaga pemerintah diatasnya. Dapat disimpulkan bahwa banyak PTK yang mengharuskan para lulusannya untuk tetap menjalani tes seleksi CPNS dulu sebelum mengikuti pengangkatan CPNS pada lembaga pemerintah yang diinginkan.

Beberapa PTK menganut sistem pendidikan semi militer. Semi militer berarti merupakan sistem pendidikan yang mengacu kepada prinsip militer. Hanya saja mungkin penggunaan prinsip militer tidak secara militer murni, itu diakibatkan mayoritas lulusan PTK memang untuk menjadi pegawai pada lingkungan sipil. Tetapi lain halnya PTK yang memang punya orientasi militer seperti AAL, AAU, dan Akmil, memang menggunakan prinsip murni militer, itu diakibatkan para lulusannya siap untuk bekerja di dunia militer. Aspek Semi militer memiliki ciri yaitu kampus berasrama, kegiatan fisik yang padat, senioritas yang tinggi, kerapian rambut sepatu dan pakaian, serta seragam yang didesain khusus dengan atribut tertentu. Harus anda pahami memang sebagian PTK semi militer wajib mengaplikasikan aspek itu. Ada sebagian poin yang ditambahkan, ataupun dihilangkan. Salah satunya STIS yang termasuk PTK Semi militer, tetapi tidak diberlakukannya aspek asrama dan kegiatan fisik, STAN Bea Cukai tidak punya aspek asrama, sedangkan STSN menggunakan seluruh poin dari aspek semi militer, serta lainnya. Ada sebagian poin yang membuat tantangan bagi para lulusan MA, SMK, dan SMA yang punya hasrat untuk melanjutkan pendidikan di PTK. seperti banyaknya peserta yang mendaftar atau banyak saingan, ujian masuk dengan materi dan tahapan yang berbanding terbalik dengan pelajaran di MA, SMK, dan SMA, jadwal pendaftaran ujian masuk PTK yang berbeda dengan PTS atau PTN, dan sedikitnya informasi tentang PTK dan rendahnya pemahaman tentang sistem pendidikan PTK.

Sebagian besar sekolah kedinasan mempunyai fasilitas baik agar lulusannya dapat menjadi pegawai yang mampu bekerja di tempat yang dituju. Lain halnya, ada sebagian peraturan yang perlu ditaati bagi calon mahasiswa ketika mereka akan mendaftar ke sekolah kedinasan. Contoh peraturan itu yaitu pendaftaran calon mahasiswa menggunakan tes khusus serta diadakan oleh instansi pemerintah atau sekolah kedinasan yang mengawasi atau membawahi sekolah tinggi ini. Biasanya Tes khusus kemampuan dilakukan untuk menguji calon mahasiswa agar dapat mengikuti pendidikan di sekolah kedinasan yang berdasarkan pilihan jurusan mereka. Contohnya saja Sekolah Tinggi Akuntansi Negara STAN punya syarat parameter tertentu yang dibuat sebagai ukuran kemampuan calon pendaftar, contohnya calon mahasiswa merupakan lulusan IPS atau SMK jurusan akuntansi beserta nilai akuntansi dan ekonomi yang tinggi. Walau demikian pada realitanya akan sering anda menjumpai mahasiswa sekolah kedinasan STAN lulusan SMA IPA. Tetapi ini bukan hal mutlak mengingat penilaian utama diperoleh berdasarkan hasil dari tes yang telah diketahui dari pihak sekolah kedinasan itu. Hanya saja untuk dapat masuk ke sekolah kedinasan, diperlukan banyak aturan ketentuan yang harus dipatuhi atau ditepati oleh calon mahasiswa. Peraturan itu termasuk ketika mulai dari pendaftaran hingga kegiatan belajar. Ketika waktu mendaftar, calon pendaftar dapat mendaftar melalui internet alias online, mengacu pada peraturan sekolah kedinasan yang diinginkan. Sesudah memperoleh kode pembayaran dan nomor pendaftaran, calon mahasiswa diharuskan membayar biaya pendaftaran sesuai dengan tempat yang telah disediakan dari sekolah kedinasan itu.

Terdapat beberapa cara dalam membayar biaya pendaftaran, yaitu dengan mentransfer ke rekening bank milik sekolah kedinasan atau bisa datang langsung pada sub keuangan sekolah kedinasan itu. Sekarang sekolah kedinasan sudah ada pilihan pembayaran menggunakan jalur transfer via bank karena akan lebih cepat dan mudah bila disandingkan dengan membayar biaya melalui sub keuangan, sesudah melakukan pembayaran biaya mendaftar, calon mahasiswa kemudian diberikan kartu ujian yang merupakan tanda sah yang berarti pendaftar sudah dapat masuk ke acara tes pertama yang diselenggarakan instansi sekolah kedinasan. Kartu ujian ini wajib dibawa ketika akan daftar ulang sesaat sebelum seleksi diselenggarakan. Apabila kartu rusak atau hilang, biasanya pihak sekolah kedinasan mengharuskan peserta melaporkan kejadian ini pada bagian urusan perizinan seleksi. Mungkin saja sekolah kedinasan akan mendiskualifikasi peserta apabila kartu ujian rusak atau hilang apabila tidak punya alasan jelas. Terlalu banyak seleksi dan tes yang wajib untuk diikuti bagi para calon mahasiswa sangat tergantung pada peraturan di setiap sekolah kedinasan. Sebagian hanya mensyaratkan sekali ujian tertulis saja, namun juga ada sekolah ikatan dinas yang mensyaratkan para pendaftar untuk mengikuti banyak tes tertulis. Biasanya Ujian tertulis terdiri dari materi umum yang terkait dengan bentuk sekolah kedinasan. Salah satunya sekolah tinggi ilmu statistika selalu mewajibkan tes tertulis terkait dengan materi ilmu statistik. Lain lagi dengan sekolah tinggi akuntansi negara yang selalu mewajibkan ujian tertulis yang terkait dengan materi akuntansi dan ekonomi. Apabila anda lolos seleksi pertama, calon mahasiswa dapat melanjutkan ke psikotes yang merupakan seleksi kedua apabila pemeriksaan berkas telah dilakukan. Kemudian pihak kampus kedinasan menyelenggarakan seleksi kesehatan yang merupakan bagian seleksi selanjutnya. Sebelum tahap ini, calon mahsiswan harus telah menyelesaikan pemberkasan yaitu penandatanganan surat perjanjian ikatan dinas jika pendaftar lolos masuk ke sekolah kedinasan yang diinginkan.

Banyak macam tes kesehatan yang harus diikuti karena semua harus berdasarkan kebijakan pada masing-masing sekolah kedinasan. Biasanya tes kesehatan dilakukan di puskesmas yang ditunjuk. Tetapi kemungkinan tes kesehatan militer bisa saja diberlakukan. Maka daripada itu untuk dapat lulus segala seleksi tes masuk sekolah kedinasan, diperlukan stamina fisik dan materi yang cukup agar persiapan dapat berjalan secara baik dan kuat karena biasanya tes seleksi dilakukan dengan jangka waktu yang sempit. Jika telah lolos seleksi tes terakhir, pendaftar akan mendapatkan status mahasiswa di sekolah kedinasan tersebut dengan tidak harus memmbayar biaya pendidikan, mencagu pada ketentuan yang ditetapkan pada masing-masing instansi. Kemungkinan membebaskan biaya pendidikan secara keseluruhan bisa saja terjadi. Namun, Sebagian pihak sekolah kedinasan juga memberikan syarat tertentu agar mendapatkan pembebasan biaya pendidikan, Salah satunya yaitu nilai akademik dengan standar tertentu atau standar lain sesuai dengan kebijakan pihak sekolah kedinasan. Selain aturan tersebut, juga kemungkinan aturan lain yang wajib ditaati dan berlaku untuk seluruh mahasiswa sekolah kedinasan. Aturan itu biasanya seperti cara menggunakan seragam ketika masa studi, juga larangan mengikuti ikatan dinas instansi di tempat lain. Biasanya dalam menggunakan seragam di sekolah kedinasan merupakan pembelajaran disiplin para mahasiswa nantinya akan berstatus pegawai di kantor pemerintahan atau perusahaan yang memiliki ikatan dinas. Disiplin merupakan hal penting supaya sekolah kedinasan dapat mempunyai akreditasi dan citra bagus sekolah tinggi yang menghasilkan lulusan terbaik. Sedangkan aturan larangan mengikuti ikatan dinas secara rangkap bagi para lulusan sekolah kedinasan dapat mengakibatkan terganggunya kinerja pegawai pada akhirnya. Sementara itu akan menimbulkan kecemburuan sosial yang ditujukan untuk para lulusan lain yang hanya mampu menyelesaikan satu sekolah ikatan dinas. Kesimpulannya adalah bersekolah di perguruan tinggi kedinasan memiliki berbagai punya banyak keuntungan. Baik dari segi karier berkembang, lulusan sekolah dinas akan dapat bersaing dengan jujur dan disiplin sesuai dengan aturan pada setiap sekolah dinas. Lulusan memiliki kompetensi baik psikologis dan skill agar dapat berkembang di banyak macam kondisi bekerja.

Berikut adalah Daftar Perguruan dan Sekolah Tinggi Kedinasan di Indonesia. Beberapa perguruan tinggi kedinasan di bawah kementerian diantaranya adalah Gabungan dari STPDN dan IIP yang sekarang dikenal dengan nama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dibawah Kementrian Dalam Negeri, Sekolah Tinggi Energi dan Mineral STEM/AkaMigas Cepu Blora dibawah Kementerian Energi dan Sumber Daya, Akademi Ilmu Pemasyarakatan AKIP Gandul Cinere dan Akademi Imigrasi AIM dibawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan Bali serta Akademi pariwisata Makassar dan Medan dibawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara STAN Bintaro Tangerang dan Pusdiklat Bea Cukai Rawamangun serta Balai Diklat Keuangan yang tersebar di kota Medan, Palembang, Yogyakarta, Malang, Balikpapan, Makassar, Cimahi, dan Manado dibawah Kementerian Keuangan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan membawahi Akademi Perikanan Sorong APSOR, Akademi Perikanan Sidoarjo APS, Akademi Perikanan Bitung APB, Sekolah Tinggi Perikanan STP Jakarta, Sekolah Usaha Perikanan Menengah Negeri Sorong SUPMN, SUPMN Waeheru, SUPMN Pontianak, SUPMN Kota Agung, SUPMN Bone, SUPMN Tegal, SUPMN Pariaman, SUPMN Ladong, Bagian Administrasi Pelatihan Perikanan Lapangan BAPPL Serang, dan Sekolah Tinggi Perikanan STP Jurluhkan Bogor. Kementerian Kesehatan membawahi Politeknik Kesehatan di banyak kota di Indonesia seperti Poltekkes Yogyakarta, Ternate, Tasikmalaya, Tanjung Karang, Surakarta, Surabaya, Semarang, Poltekkes Kalimantan Timur, Pekanbaru, Pontianak, Papua Barat, Papua, Palu, Palembang, Palangkaraya, Pangkal Pinang, Padang, Medan, Mataram, Manado, Mamuju, Malang, Makassar, Kupang, Kepulauan Riau, Kendari, Jambi, Jakarta, Gorontalo, Denpasar, Banten, Bengkulu, Banjarmasin, Bandung, Aceh dan Poltekkes Ambon. Dan akademi lainnya yang terkait yaitu Akademi Teknik Medik, Akademi Keperawatan, dan Akademi Fisioterapi Surakarta. Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta merupakan sekolah kedinasan dibawah Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kementerian Perhubungan membawahi beberapa sekolah tinggi kedinasan diantaranya yaitu Politeknik Keselamatan TrANSPORTASI Jalan Tegal, Politeknik Pelayaran Surabaya, Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran Tangerang, Akademi Perkeretaapian Madiun, Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia Curug, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Marunda, dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi. Daftar perguruan tinggi di bawah Kementerian Perindustrian diantaranya yaitu Akademi Kimia Analisis AKA Bogor, Pendidikan Teknologi Kimia Industri PTKI Medan, Akademi Teknik Industri ATIM Makassar, Akademi Teknologi Industri ATIP Padang, Akademi Pimpinan Perusahaan APP Jakarta, Akademi Teknologi Kulit ATK Yogyakarta, Sekolah Tinggi Manajemen Industri STMI Jakarta, dan Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil STTT Bandung. Perguruan tinggi kedinasan dibawah kementerian pertahanan diantaranya yaitu Universitas Pertahanan Palembang, UNHAN, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Darat Malang, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut Surabaya, Akademi Angkatan Udara Yogyakarta, Akademi Angkatan Laut Surabaya, dan Akademi Militer Magelang. Sekolah kedinasan dibawah kementerian pertanian adalah Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian STPP yang tersebar di kota Bogor, Malang, Gowa, Magelang, dan Medan. Sedangkan perguruan tinggi kedinasan di bawah kementerian sosial yaitu di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial STKS Bandung.

Perguruan tinggi kedinasan di bawah lembaga pemerintahan nonkementerian diantaranya yaitu Akademi Kepolisian AKPOL Semarang yang dibawah Kepolisian Negara Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Sandi Negara STSN Bogor dibawah Lembaga Sandi Negara Republik Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Negara STIA-LAN Bandung dibawah Lembaga Administrasi Negara, Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir STTN Yogyakarta dibawah Badan Tenaga Nuklir Nasional, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik STIS Jakarta dibawah Badan Pusat Statistik, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional STPN Yogyakarta dibawah Badan Pertanahan Nasional, Akademi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika AMKG Bintaro dibawah Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, serta Sekolah Tinggi Intelijen Negara STIN Sentul dibawah Badan Intelijen.

Related Posts