Indomobil E-Motor QT, Skutik Listrik Murah dengan Jarak Tempuh hingga 135 Km
Indomobil E-Motor QT, Skutik Listrik Murah dengan Jarak Tempuh hingga 135 Km

Indomobil E-Motor QT, Skutik Listrik Murah dengan Jarak Tempuh hingga 135 Km

Posted on

Indomobil E-Motor QT menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang sedang mencari motor listrik murah untuk penggunaan harian. Bentuknya mungil, desainnya modern sekaligus retro, dan harga yang ditawarkan relatif terjangkau. QT tersedia mulai dari sekitar Rp15 juta on the road Jakarta untuk varian standar, sedangkan versi Pro dibanderol Rp18,8 juta on the road Jakarta. Menariknya, meskipun berada di kelas harga yang cukup terjangkau, QT Pro membawa sejumlah fitur yang tidak bisa dianggap sederhana.

Daya tarik motor ini sebenarnya sudah terlihat sebelum digunakan. Desainnya mempunyai lekukan yang membulat pada hampir seluruh bagian bodi sehingga memberikan kesan imut dan berbeda dari skutik listrik pada umumnya. Bagian belakang bahkan disebut menyerupai ekor angsa, sementara desain lampu depannya dibuat menyerupai berlian. Karakter tersebut membuat Indomobil E-Motor QT terlihat lebih cocok bagi pengguna yang mengutamakan gaya sekaligus kepraktisan dalam mobilitas perkotaan.

Harga Indomobil E-Motor QT Pro Rp18,8 Juta, Apa Saja yang Didapat?

Dengan harga Rp18,8 juta untuk QT Pro, motor ini menawarkan kombinasi antara desain, performa, jarak tempuh, serta fitur yang cukup lengkap. Salah satu hal yang menarik adalah kapasitas baterainya. Varian Pro menggunakan baterai lithium dengan kapasitas 2,88 kWh. Baterai tersebut ditempatkan di bagian bawah dek dan menggunakan sistem tanam, sehingga tidak dapat dilepas seperti baterai yang bisa ditukar secara langsung.

Konsep baterai tanam tersebut membuat proses pengisian dilakukan langsung pada unit motor. Pengguna cukup menyambungkan pengisi daya ke soket yang tersedia di area bawah engsel jok. Charger bawaannya juga berukuran relatif ringkas sehingga masih mudah dibawa apabila diperlukan.

Pengisian dari kondisi sekitar 5 persen hingga penuh membutuhkan waktu kurang lebih enam jam. Memang bukan waktu yang singkat, tetapi kebutuhan daya pengisian hanya sekitar 480 watt. Artinya, motor ini masih cukup bersahabat untuk rumah dengan daya listrik 900 watt, selama penggunaan peralatan listrik lainnya tetap diperhatikan.

Jarak Tempuh Motor Listrik QT Bisa Mencapai 135 Km

Salah satu bagian paling menarik dari pengujian QT Pro adalah jarak tempuhnya. Motor ini menyediakan tiga pilihan riding mode yang memberikan karakter berbeda. Mode pertama merupakan pengaturan paling santai dengan kecepatan maksimal sekitar 33 km/jam. Meskipun lambat, mode tersebut justru mampu menghasilkan jarak tempuh paling jauh, bahkan disebut dapat mencapai sekitar 135 km dalam satu kali pengisian.

Mode tersebut lebih cocok digunakan di jalan lingkungan, gang, atau area dengan lalu lintas yang tidak terlalu padat. Jika dibawa ke jalan raya yang ramai, kecepatan 33 km/jam tentu membuat pengendara perlu lebih berhati-hati karena perbedaan kecepatan dengan kendaraan lain cukup besar.

Sementara itu, jarak tempuh Indomobil QT Pro dalam mode berkendara sedang berada di kisaran 100 km. Kecepatannya dapat mencapai sekitar 50 km/jam. Pengaturan ini terasa lebih fleksibel untuk pemakaian perkotaan, walaupun ketika menghadapi tanjakan atau membutuhkan akselerasi untuk menyalip, performanya masih terasa terbatas.

Mode ketiga menjadi pilihan yang paling sesuai apabila pengguna ingin mendapatkan performa maksimal. Kecepatan puncak yang dicapai dalam pengujian berada di sekitar 68 km/jam. Untuk aktivitas sehari-hari di dalam kota, angka tersebut dinilai sudah mencukupi. Bahkan pada mode paling kencang ini, jarak tempuhnya masih berada di sekitar 80 km.

Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa pengguna dapat menyesuaikan karakter QT dengan kebutuhan. Jika mengejar jarak tempuh, mode pertama menjadi pilihan. Namun, apabila prioritasnya adalah mobilitas yang lebih cepat dan responsif, mode ketiga jauh lebih sesuai.

Motor Listrik 2.000 Watt dengan Karakter Lincah

Indomobil E-Motor QT Pro menggunakan motor listrik tipe hub dengan daya sekitar 2.000 watt. Karakter penggeraknya terasa berbeda dari motor berbahan bakar bensin karena respons motor listrik sangat bergantung pada mode berkendara yang dipilih.

Pada mode paling kencang, akselerasinya terasa lebih responsif terutama ketika motor sudah melewati kecepatan sekitar 30 km/jam. Pengendara juga disarankan membuka gas secara bertahap. Membuka gas terlalu besar secara tiba-tiba justru dapat membuat respons terasa kurang halus.

Setelah kecepatan sudah cukup tinggi, mempertahankan laju QT terasa relatif nyaman. Bukaan gas yang sedikit saja sudah cukup untuk menjaga kecepatan. Kekurangannya muncul ketika pengendara menutup gas, memperlambat kendaraan, kemudian kembali membutuhkan akselerasi. Dalam kondisi seperti itu, responsnya membutuhkan sedikit kesabaran.

Karakter tersebut masih sesuai dengan tujuan QT sebagai skutik listrik untuk perkotaan. Motor ini tidak dirancang untuk mengejar kecepatan ekstrem, melainkan memberikan kemudahan bermanuver, efisiensi, dan kepraktisan.

Desain Imut Menjadi Salah Satu Kekuatan Utama QT

Dari sisi visual, QT mempunyai identitas yang cukup kuat. Bagian depan terlihat membulat dengan lekukan bodi yang mengalir ke belakang. Lampu utama menggunakan LED proyektor, sedangkan area sekelilingnya dilengkapi DRL dengan desain menyerupai berlian.

Ketika lampu dalam kondisi mati, bentuk DRL tersebut terlihat seperti memiliki efek embun. Namun, ketika menyala, tampilannya menjadi lebih menarik dan memberikan kesan modern. Lampu sein di sisi kanan dan kiri juga dibuat dengan bentuk yang mengikuti karakter desain keseluruhan.

Bagian belakang tidak kalah menarik. Behel yang terintegrasi dengan desain bodi membuat bagian tersebut terlihat seperti ekor angsa. Lampu belakang juga dibuat dengan detail garis yang memperkuat kesan elegan.

Desain QT sendiri disebut merupakan hasil rancangan Mangno, desainer yang sebelumnya mempunyai pengalaman di industri sepeda motor. Karakter desainnya menjadi salah satu alasan mengapa motor ini terlihat berbeda ketika berada di antara skutik perkotaan lainnya.

Posisi Berkendara QT Cocok untuk Pengendara Bertubuh Tidak Terlalu Tinggi

Dimensi QT yang kecil dan ramping memberikan keuntungan tersendiri. Motor terasa ringan ketika dikendalikan sehingga cocok digunakan untuk bermanuver di tengah kepadatan lalu lintas. Pengguna tidak membutuhkan tenaga besar untuk mengarahkan motor ketika harus berpindah jalur atau melewati ruang sempit.

Tinggi jok juga tergolong rendah. Dalam pengujian, posisi kaki dapat menapak dengan mudah. Karakter tersebut membuat QT terasa bersahabat bagi pengendara perempuan, remaja, maupun pengguna dengan postur tubuh yang tidak terlalu tinggi.

Namun, ada catatan untuk pengendara bertubuh tinggi. Jarak antara jok dan dek tergolong dekat sehingga posisi kaki dapat terasa cukup menekuk. Untuk perjalanan singkat, kondisi tersebut bukan masalah besar. Akan tetapi, dalam perjalanan panjang, posisi paha yang terus menekuk berpotensi membuat tubuh lebih cepat lelah.

Deknya sendiri cukup panjang dan lebar. Bahkan ruang tersebut dinilai mampu membawa barang berukuran cukup besar. Area dek disebut masih memungkinkan untuk membawa galon air.

Suspensi Empuk, tetapi Ada Catatan Saat Melewati Jalan Rusak

Karakter suspensi QT cenderung mengutamakan kenyamanan di jalan perkotaan. Suspensi depan dan belakang terasa empuk ketika melewati permukaan jalan yang relatif baik.

Kekurangannya muncul saat menghadapi lubang atau polisi tidur dengan kecepatan tertentu. Suspensi depan mempunyai jarak main yang tidak terlalu panjang sehingga ketika bertemu permukaan jalan yang cukup keras, terasa seperti mentok. Sebaliknya, suspensi belakang terasa lebih empuk dan tidak mudah mentok.

Karakter suspensi belakang yang lembut memang menyenangkan ketika digunakan santai. Namun, ketika motor dipacu cukup cepat dan diajak menikung, bagian belakang dapat terasa sedikit mengayun. Dengan demikian, QT lebih cocok dikendarai dengan gaya santai daripada dipaksa menjadi motor agresif.

Menariknya, posisi pembonceng justru terasa cukup nyaman. Pijakan kaki belakang berada pada posisi yang relatif rendah dan jauh sehingga tidak terlalu membuat kaki tertekuk. Kekurangannya adalah jok depan dan belakang mempunyai ketinggian yang hampir sama sehingga posisi kepala pembonceng dapat berada sejajar dengan pengendara.

Rem Depan dan Belakang Sudah Menggunakan Cakram

Untuk urusan pengereman, QT Pro memberikan kejutan positif. Motor dengan harga relatif terjangkau ini sudah dilengkapi rem cakram pada bagian depan dan belakang. Dalam pengujian, karakter rem terasa empuk ketika tuas digunakan, tetapi tetap mampu memberikan daya pengereman yang cukup kuat.

Kombinasi tersebut terasa sesuai dengan performa motor yang memiliki kecepatan maksimum sekitar 68 km/jam. Pengendara masih mendapatkan kontrol yang cukup ketika harus memperlambat atau menghentikan motor.

Ban depan berukuran sekitar 100 dan bagian belakang 110 dengan pelek berdiameter 12 inci. Ukuran tersebut memberikan bidang kontak yang cukup lebar sehingga motor terasa lebih percaya diri ketika digunakan untuk menikung.

Tiga Pilihan Kunci: NFC, Remote, dan Kunci Mekanis

Fitur yang cukup unik dari QT adalah sistem pengaman dan cara menyalakannya. Motor ini mempunyai tiga metode akses, yaitu menggunakan kartu NFC, remote, serta kunci mekanis.

Penggunaan NFC menjadi salah satu fitur yang paling menarik. Pengguna cukup menempelkan kartu pada area yang sudah disediakan untuk mengaktifkan motor. Cara ini praktis karena kartu dapat disimpan di dompet.

Pilihan kedua adalah remote. Motor dapat diaktifkan melalui tombol tertentu pada remote, sementara untuk mematikannya pengguna cukup menggunakan tombol yang tersedia.

Jika kedua metode tersebut tidak digunakan, masih tersedia kunci mekanis seperti sepeda motor konvensional. Keberadaan tiga sistem tersebut memberikan fleksibilitas sekaligus menjadi lapisan tambahan ketika salah satu metode tidak dapat digunakan.

Alarm QT Bisa Membuat Motor Sulit Dipindahkan

Sistem keamanan tidak berhenti pada pilihan kunci. QT juga dilengkapi alarm. Ketika sistem keamanan diaktifkan, motor akan memberikan respons apabila ada upaya untuk membawanya tanpa prosedur yang benar.

Dalam demonstrasi, ketika sistem pengaman terganggu, alarm berbunyi dan roda memberikan perlawanan sehingga motor tidak mudah didorong. Fitur tersebut cukup menarik untuk sebuah motor listrik dengan harga yang relatif terjangkau.

Dengan kombinasi NFC, remote, kunci mekanis, dan alarm, sisi keamanan QT terlihat lebih serius dibandingkan anggapan bahwa motor murah harus memiliki fitur sederhana.

Speedometer Digital QT Sederhana tetapi Informasinya Cukup Lengkap

Panel instrumen QT menggunakan layar digital dengan tampilan yang sederhana. Ukuran angka dibuat besar sehingga informasi utama cukup mudah dilihat.

Bagian tengah menampilkan kecepatan dan mode berkendara. Informasi odometer juga tersedia, meskipun setelah beberapa saat tampilan dapat berganti menjadi trip meter. Ketika motor dimatikan, trip meter kembali ke angka awal.

Pada QT Pro, terdapat indikator untuk dua baterai. Masing-masing baterai mempunyai persentase tersendiri sehingga pengguna dapat mengetahui kondisi baterai secara lebih rinci.

Panel instrumen juga menampilkan pilihan mode berkendara, indikator lampu, hazard, posisi mundur, Hill Start Assist, Traction Control System, serta beberapa peringatan ketika sistem mendeteksi gangguan.

Ketika baterai mulai rendah, indikator akan memberikan tanda agar pengendara segera melakukan pengisian. Terdapat pula indikator terkait throttle, motor, dan sistem pengereman.

Fitur Hill Start Assist dan Traction Control Menambah Nilai QT Pro

QT Pro tidak hanya mengandalkan desain. Beberapa fitur elektronik juga tersedia untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan. Salah satunya adalah Hill Start Assist yang membantu ketika motor digunakan pada kondisi menanjak.

Ada pula Traction Control System yang menjadi fitur menarik untuk kelasnya. Selain itu, terdapat fungsi mundur yang dapat membantu ketika motor harus dikeluarkan dari ruang parkir atau posisi sempit.

Kombinasi fitur tersebut memperlihatkan bahwa QT Pro tidak sekadar dibuat sebagai kendaraan listrik dengan harga murah, tetapi juga mencoba menawarkan teknologi yang cukup lengkap untuk penggunaan harian.

Regenerative Brake Membantu Saat Deselerasi

Salah satu fitur tambahan pada QT Pro adalah regenerative braking. Ketika gas dilepas atau motor melewati turunan, terdapat sensasi motor sedikit menahan laju. Perlambatan tersebut tidak sepenuhnya berasal dari rem mekanis, karena sistem motor listrik ikut memberikan efek deselerasi.

Sistem tersebut sekaligus membantu mengembalikan sebagian energi ke baterai. Besarnya kontribusi terhadap jarak tempuh tentu bergantung pada kondisi penggunaan, tetapi kehadirannya menjadi nilai tambah dari sisi teknologi.

Bagasi QT Ternyata Cukup Besar

Di balik jok tersedia ruang penyimpanan yang cukup dalam. Charger, tas, dan jas hujan dapat ditempatkan di dalamnya. Bahkan helm bawaan Indomobil E-Motor QT disebut masih dapat masuk ke ruang bagasi tersebut.

Untuk motor dengan dimensi yang relatif kecil, kapasitas penyimpanan tersebut menjadi salah satu keunggulan praktis. Pengguna tidak harus selalu membawa barang menggunakan gantungan atau ruang tambahan di bagian depan.

Namun, bagian laci depan justru mempunyai kapasitas yang terasa tanggung. Botol air minum berukuran 600 ml disebut tidak dapat ditempatkan dengan sempurna karena ruangnya terlalu terbatas untuk membuat penutup laci tertutup normal.

Kelebihan dan Kekurangan Indomobil E-Motor QT Pro

QT Pro mempunyai beberapa keunggulan yang cukup menonjol. Desain menjadi daya tarik pertama karena tampilannya berbeda, imut, dan mempunyai detail lampu yang menarik. Dimensi kecil juga membuat motor sangat mudah dikendalikan di kawasan perkotaan.

Jarak tempuh menjadi keunggulan berikutnya. Mode paling hemat dapat mencapai sekitar 135 km, mode sedang sekitar 100 km, sedangkan mode paling kencang masih berada di kisaran 80 km. Untuk motor listrik di kelas harga tersebut, angka tersebut dinilai cukup menarik.

Fitur juga menjadi nilai tambah. Penggunaan NFC, remote, kunci mekanis, alarm, Hill Start Assist, Traction Control System, regenerative braking, rem cakram depan-belakang, hingga lampu LED proyektor membuat QT Pro mempunyai paket yang cukup lengkap.

Di sisi lain, motor ini tetap mempunyai sejumlah keterbatasan. Pengisian penuh membutuhkan sekitar enam jam, sementara baterainya menggunakan sistem tanam sehingga tidak dapat dilepas dan ditukar dengan baterai lain. Mode paling lambat memang menawarkan jarak tempuh panjang, tetapi kecepatannya hanya sekitar 33 km/jam.

Posisi berkendara juga perlu diperhatikan oleh pengguna bertubuh tinggi. Jarak jok dan dek yang dekat dapat membuat kaki terlalu menekuk ketika berkendara dalam waktu lama. Suspensi depan juga berpotensi terasa mentok ketika melewati lubang atau permukaan jalan yang keras.

Apakah QT Pro Cocok untuk Motor Listrik Harian?

Melihat karakter yang ditampilkan dalam pengujian, Indomobil E-Motor QT Pro lebih tepat diposisikan sebagai kendaraan mobilitas perkotaan. Motor ini sangat mengandalkan dimensi yang ringkas, bobot yang ringan, kemudahan manuver, serta biaya penggunaan listrik yang lebih sederhana dibandingkan kendaraan konvensional.

Pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk pergi bekerja, berbelanja, mengantar anak, atau melakukan aktivitas harian di dalam kota dapat mempertimbangkan karakter tersebut. Terlebih lagi, tersedia tiga mode berkendara sehingga karakter motor dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi perjalanan.

QT Pro bukan motor yang dibuat untuk mengejar kecepatan tinggi. Namun, dengan kecepatan maksimum sekitar 68 km/jam dan jarak tempuh sekitar 80 km ketika menggunakan mode paling kencang, kemampuannya masih cukup untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Review Indomobil E-Motor QT

Indomobil E-Motor QT Pro menawarkan paket yang cukup menarik bagi calon pengguna yang sedang mencari motor listrik murah dengan jarak tempuh jauh. Harga sekitar Rp18,8 juta on the road Jakarta dipadukan dengan baterai lithium 2,88 kWh, motor hub 2.000 watt, tiga riding mode, dan jarak tempuh yang dalam pengujian dapat mencapai sekitar 135 km pada mode paling hemat.

Daya tarik lainnya berada pada desain yang tidak biasa. Lekukan bodi, lampu LED proyektor, DRL bergaya berlian, serta bentuk bagian belakang membuatnya mempunyai karakter visual yang kuat. Dimensi yang ramping juga menjadikan QT mudah dikendalikan, terutama ketika digunakan untuk melewati kepadatan lalu lintas perkotaan.

Fitur keamanan dan kenyamanannya pun cukup beragam. Sistem NFC, remote, kunci mekanis, alarm, Traction Control System, Hill Start Assist, fungsi mundur, regenerative braking, rem cakram depan-belakang, hingga bagasi yang cukup luas menjadi kombinasi yang membuat QT Pro terasa lebih lengkap daripada sekadar motor listrik berharga terjangkau.

Kekurangan seperti waktu pengisian sekitar enam jam, baterai tanam, ruang laci depan yang terbatas, serta posisi berkendara yang kurang ideal untuk pengendara bertubuh tinggi perlu menjadi bahan pertimbangan. Namun, apabila kebutuhan utamanya adalah skutik listrik ringkas untuk aktivitas harian di perkotaan, QT Pro menawarkan perpaduan desain, fitur, dan jarak tempuh yang cukup menarik di kelas harganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *