Dalam duel Poco F8 Ultra vs iQOO 15 untuk gaming dan harian, angka benchmark memang terlihat menggiurkan. Namun, performa nyata tidak hanya soal skor AnTuTu jutaan. Manajemen suhu, stabilitas jangka panjang, dan kenyamanan pemakaian justru menjadi penentu apakah sebuah flagship benar-benar layak dipilih atau hanya menang di atas kertas.
Performa Gaming Stabil atau Kencang Sesaat?
Menariknya, saat diuji di beban berat seperti 3DMark stress test untuk smartphone flagship, Poco F8 Ultra justru menunjukkan stabilitas lebih tinggi dengan kisaran 76%. Sementara iQOO 15 cenderung melakukan throttling agresif ketika suhu naik, sehingga stabilitasnya turun hingga sekitar 48%.
Di sisi lain, dalam game populer seperti Mobile Legends dan PUBG Mobile, iQOO 15 untuk gaming kompetitif FPS tinggi mampu menjaga frame rate lebih konsisten dengan suhu yang jauh lebih dingin.
Pendinginan Smartphone Flagship: Dingin atau Jujur Apa Adanya
Jika membahas sistem pendingin smartphone Snapdragon 8 Elite Gen 5, iQOO 15 jelas unggul dalam menjaga suhu. Bermain Genshin Impact setting tertinggi selama 30 menit, suhunya masih berkisar di bawah 37 derajat Celsius.
Poco F8 Ultra punya pendekatan berbeda. Performa dilepas lebih agresif, konsekuensinya suhu ikut naik. Saat dipaksa kerja keras, bagian belakang bodi bisa tembus di atas 41 derajat, bahkan mendekati 46 derajat dalam skenario ekstrem. Bagi sebagian pengguna, ini justru dianggap lebih transparan karena performa tidak terlalu dibatasi.
Desain dan Ergonomi: Selera Tidak Bisa Dipaksakan
Dalam aspek desain smartphone flagship premium 2025, Poco F8 Ultra hadir dengan frame titanium yang terasa solid dan berat. Kesan kokoh sangat terasa, meski bobotnya membuat genggaman terasa lebih besar.
Sebaliknya, iQOO 15 menggunakan frame aluminium dengan distribusi berat yang lebih seimbang. Bodi terasa lebih ramping dan nyaman, terutama untuk tangan berukuran kecil. Desain bergaya mobil balap masih menjadi ciri khas yang dipertahankan.
Layar Besar atau Akurasi Warna Tinggi
Untuk layar AMOLED flagship resolusi tinggi, Poco F8 Ultra membawa panel 6,9 inci AMOLED 120 Hz dengan tingkat kecerahan tinggi. Ukurannya memanjakan mata bagi yang menyukai layar besar.
iQOO 15 memilih pendekatan berbeda lewat panel 2K LTPO OLED hasil kolaborasi dengan Samsung. Akurasi warna, efisiensi daya, dan ketajaman gambar menjadi nilai jual utama, meski ukuran layarnya sedikit lebih ringkas.
Daya Tahan Baterai: Angka Besar Belum Tentu Lebih Irit
Secara kapasitas, baterai besar iQOO 15 7000 mAh terdengar lebih unggul. Namun hasil pengujian justru menunjukkan Poco F8 Ultra sedikit lebih hemat, dengan selisih konsumsi sekitar 1% di berbagai skenario penggunaan.
Perbedaan ini diduga kuat berasal dari resolusi layar iQOO yang lebih tinggi. Untuk pengisian daya, keduanya mendukung fast charging 100 watt, tetapi Poco unggul dengan waktu isi ulang lebih singkat. Dukungan wireless charging juga lebih kencang di Poco.
Kamera Smartphone Flagship: Karakter Lebih Penting dari Angka
Pada sektor kamera smartphone flagship dengan periscope telephoto, Poco F8 Ultra tampil menonjol lewat optical zoom hingga 5x. Cocok untuk konser atau objek jarak jauh.
iQOO 15 berhenti di 3x optical zoom, tetapi unggul dalam karakter warna yang lebih vibrant dan siap unggah ke media sosial. Kamera depannya juga lebih mendukung kebutuhan vlogging karena sudah mampu merekam 4K 60 fps.
Audio, Haptic, dan Fitur Tambahan
Jika membahas speaker stereo terbaik di smartphone flagship, Poco F8 Ultra tampil mengejutkan. Sistem audio dengan woofer khusus menghasilkan suara yang lebih dalam dan jernih, bahkan dibandingkan speaker eksternal kelas menengah.
iQOO 15 membalas lewat kualitas haptic feedback yang sangat halus berkat motor getar kelas atas. Untuk pengalaman sentuhan dan getaran, iQOO terasa lebih premium.
Tidak Ada Flagship yang Benar-Benar Sempurna
Poco F8 Ultra unggul di audio, kecepatan charging, bodi super kokoh, dan kamera telefoto jarak jauh. Kekurangannya ada pada bobot dan suhu yang relatif lebih panas saat dipacu maksimal.
iQOO 15 menawarkan layar terbaik, suhu lebih adem, kamera depan mumpuni untuk vlogging, serta performa gaming yang terasa halus, meski performa puncaknya sering dibatasi demi menjaga suhu.
Pilih Sesuai Kebutuhan, Bukan Gimik
Dalam perbandingan Poco F8 Ultra vs iQOO 15 untuk flagship gaming dan kamera, pilihan terbaik bukan soal mana yang paling kencang di atas kertas. Semua kembali ke kebutuhan dan karakter pengguna. Ada yang butuh audio bertenaga dan zoom jauh, ada pula yang mengutamakan layar akurat dan suhu dingin.
Pada akhirnya, smartphone terbaik adalah yang paling cocok dengan gaya penggunaan sehari-hari, bukan sekadar yang paling ramai dibicarakan.



