Justru performa Ryzen AI 7350 + Radeon 860M yang membuat laptop ini terlihat menonjol di kelas 14 jutaan. Hasil uji internal menunjukkan skor sintetis yang bahkan mampu melampaui Zenbook yang harganya lebih mahal, terutama untuk workload CPU-heavy. Dan yang lebih unik, setelah RAM ditambah 16GB lagi, performa grafisnya langsung naik signifikan sampai mendekati Zenbook 14 OLED versi high spec.
Padahal kalau dilihat sekilas, Vivobook M3407KA ini justru terlihat paling basic dibanding saudara-saudaranya. Tapi justru itu yang menyenangkan: spesifikasi paling bersinar hadir dari model yang penampilannya paling sederhana.
Desain Vivobook 14 OLED Ryzen AI – Elegan, Minimalis, Tapi Mulai Terasa Monoton
Di tengah tren desain laptop yang berubah cukup cepat, Vivobook seri ini tetap mempertahankan identitasnya. Chassis ramping, finishing halus, dan logo minimalis masih membuatnya terlihat elegan—meskipun bagi sebagian orang mungkin mulai terasa repetitif.
Namun harus diakui, engsel 180 derajat dan build yang minim wobble membuatnya terasa solid ketika dipakai mengetik atau nonton sambil rebahan. Dengan warna silver dan hitam yang aman, perangkat ini terlihat profesional, meski tidak terlalu mencolok.
Layar OLED Full HD 14 Inch – Cantik, Tapi Brightness Kurang Tinggi
Panel OLED-nya memang memikat. Warna cerah, kontras kuat, dan ketajaman tinggi masih menjadi nilai jual utama. Namun brightness tergolong rendah, sehingga saat dipakai di luar ruangan efek pantulannya cukup terasa.
Tetapi untuk editing foto ringan, nonton film, hingga pekerjaan harian, layar ini tetap unggul. Banyak laptop 14 jutaan lain yang masih pakai IPS biasa—jadi OLED di harga segini masih jadi nilai plus besar.
Konektivitas Vivobook Ryzen AI – Port Banyak, Tapi USB4 Absen
Yang menarik, port USB-C di sisi kiri sudah full function: bisa untuk charging, display output, serta transfer data. Hanya saja bandwidth terbatas karena bukan USB4.
Di sisi lain, ketersediaan:
- HDMI full size
- USB-A 3.2 Gen 1
- Audio jack
membuat laptop ini tetap fleksibel untuk kerja mobile.
Performa Ryzen AI 7350 & Radeon 860M – Kencang untuk Harga 14 Jutaan
Inilah bagian yang membuat laptop ini terasa “ngagetin”. Dengan RAM 16GB DDR5 5600 (satu slot onboard + satu slot kosong), serta SSD 1TB PCIe Gen4, performa dasarnya sudah baik. Namun setelah upgrade RAM tambahan menjadi 32GB dual channel, performa GPU integrated-nya melonjak drastis.
Pengujian game menunjukkan hasil menarik:
FPS (Setting Rendah–Medium)
- Wuthering Waves 39 fps
- Honkai Star Rail 55 fps
- Cyberpunk 2077 60 fps (mentok kiri)
- Spider-Man Remastered 54 fps
Untuk laptop 14 jutaan tanpa GPU dedicated, hasil ini sangat impresif.
Sistem Pendinginan – Cerdik untuk Desain Satu Kipas
Walaupun hanya mengandalkan satu fan dan satu heatpipe, ASUS cukup pintar menambahkan jalur pembuangan panas ke bagian VRM. Ini membuat temperatur CPU stabil sekitar 70 derajat saat sustained load, meskipun sempat spike di 90 derajat saat awal workload.
TDP bertahan di kisaran 35 watt setelah throttle wajar, yang cukup umum untuk laptop tipis di kelasnya.
Fitur Tambahan – OLED, Windows Studio Effects, Kamera Full HD, dan Copilot+ Ready
Vivobook ini sudah mendukung:
- Kamera 1080p
- Privacy shutter
- Windows Hello
- Windows Studio Effects
- WiFi 6
- Bluetooth 5.3
Touchpad besar dengan smart gesture, plus keyboard khas ASUS yang nyaman, membuat pengalaman penggunaan harian terasa familier dan tidak mengganggu ritme kerja.
Baterai dan Speaker – Cukup Baik untuk Harian
Walaupun speakernya standar tanpa bass, kualitasnya tidak pecah dan mendukung Dolby Sound. Battery life-nya cukup kuat berkat layar hanya Full HD dan efisiensi Ryzen AI, sehingga cocok untuk kerja mobile.
M3407KA Adalah Sweet Spot Vivobook Ryzen AI 2024
Vivobook 14 OLED Ryzen AI 7350 ini adalah salah satu laptop paling worth it di kelas 14 jutaan tahun 2024–2025.
Alasannya:
- harga yang jauh lebih murah dibanding Zenbook
- layar OLED
- storage 1TB
- performa CPU dan IGP memadai
- mudah upgrade RAM
- sudah Copilot+ Ready
Kompetitornya yang paling menarik adalah Lenovo IdeaPad 5 Ryzen AI 7350 yang sering muncul di harga 13 jutaan, namun tanpa USB-C full function yang sebaik Vivobook.
Jika sedang mencari laptop OLED 14 inch 14 jutaan yang bisa dipakai kerja, editing, gaming ringan, sekaligus upgrade-able, model Vivobook ini salah satu pilihan paling aman dan paling rasional.



