Gamesir Nova 2 Lite gamepad untuk PC dan Nintendo Switch Rp300 ribuan. Analog Hall Effect dan back button.
Stick Gaming Rp268.000 Bisa Ngasih Rasa Premium
Dengan harga Rp268.000-an aja di Shopee, rasanya kayak lagi pegang controller kelas setengah juta lebih. Jadi, jawabannya simpel: worth it banget.
Desain & Warna: Mirip Xbox, Tapi Lebih Fresh
Sekilas bentuknya mirip controller Xbox, tapi lebih chunky dikit. Gripnya enak digenggam, warna kombinasi putih-abu-oren bikin tampil beda. Kalau bosan, ada pilihan lain: white, black, sampai gold special edition.
Kalau dibandingin dengan gamepad murah lain, Nova 2 Lite ini terasa lebih “niat” di bagian visual. Bahkan dongle-nya pun dibuat senada warnanya biar gak kelihatan norak.
Fitur Mekanikal & Hall Effect: Stick Murah Tapi Gak Murahan
Nah, bagian ini yang bikin banyak gamer melongo. Dengan harga di bawah Rp300 ribu, kamu udah dapet:
- Analog Hall Effect → gak gampang drift.
- Trigger bisa diatur → mau panjang atau pendek tinggal geser switch.
- D-Pad Mechanical Clicky → kayak switch mechanical keyboard.
- Back Button L4 & R4 → bisa dijadiin makro combo buat game kayak Tekken atau Expedition 33.
Biasanya fitur beginian cuma nongol di stick 700 ribuan ke atas.
Konektivitas Lengkap: Dongle, Bluetooth, & Wired
Gamesir Nova 2 Lite ini fleksibel banget:
- Dongle 2.4GHz → tinggal pencet logo ayam + X, indikator hijau.
- Bluetooth Mode → buat Android/iOS, logo ayam + B, indikator biru.
- Nintendo Switch Mode → logo ayam + Y.
Kalau dipakai di Switch, tombol A-B dan X-Y bisa otomatis nyesuaiin layout. Gak ada gyro sensor & touchpad.
Software Gamesir Connect: Custom Sampai Trigger Sensitivity
Di PC Windows, ada Gamesir Connect. Di sini kamu bisa:
- Atur deadzone analog
- Mapping ulang face button & D-Pad
- Custom sensitivitas trigger
- Set macro di back button
Kalau gamer casual mungkin default aja udah cukup, tapi buat yang hobi eksperimen, ini fitur emas.
Getaran Premium: Dual Vibration Engine
Biasanya gamepad murah cuma kasih getaran “asal ada”. Tapi Nova 2 Lite beda:
- Kiri → motor besar untuk getar kasar
- Kanan → motor kecil buat getar halus
Main Forza Horizon, getarannya realistik. Walau, buat yang udah terbiasa stick PS4/Xbox ori, mungkin masih kerasa kurang dalem.
Performa & Latency: 1000Hz Polling Rate, Seriusan?
Di mode dongle 2.4GHz, polling rate klaimnya 1000Hz, latency rendah banget. Kalau pakai Bluetooth, turun jadi sekitar 112–125Hz, tapi masih aman buat main casual di HP.
Untuk game kompetitif di PC, mode dongle jelas lebih recommended. Analog juga akurat, error rate sekitar 2.8% aja—masih bagus banget buat kelas harga ini.
Main Game Bola Sampai Fighting
- Game bola (FIFA/PES/eFootball): analog halus, operan lebih akurat. Sprint lebih gampang karena trigger bisa dipendekin.
- Game racing (Forza, Need for Speed): trigger sensitif.
- Game fighting (Tekken, Street Fighter): back button jadi cheat mode buat combo ribet.
- Game casual di HP: pairing Bluetooth gampang, tapi baterai lebih awet ketimbang pakai dongle.
Baterai: 600 mAh, Tahan 6 Jam Mode Dongle
Baterainya 600 mAh, 6 jam mode dongle polling rate 1000Hz. Kalau pakai Bluetooth, bisa tembus belasan jam.
Artinya, kalau main marathon seharian, mungkin harus sedia powerbank atau docking.
Kompetitor & Alternatif: Banyak, Tapi Harga Beda Tipis
Di bawah Rp400 ribu, ternyata pilihannya lumayan banyak. Ada:
- Thunder Robot
- Easy SMX
- Rexus Daksa
- Fantelin dengan gyro & layout PS
Ada yang gyro sensor, buat game motion control. Dengan fitur mechanical D-Pad, masih worth it.
Controller Murah Rasa Mewah
Kalau dulu stick murah cuma buat sekadar jalanin game, sekarang dengan Rp268 ribu aja, kamu bisa dapetin: analog presisi, trigger sensitif, back button, getaran premium, sampai desain kece.
Mungkin ada yang lebih lengkap fiturnya, tapi untuk budget di bawah Rp300 ribu, sulit cari tandingan.



