Kebutuhan perangkat digital untuk belajar, bekerja, hingga menikmati hiburan semakin beragam. Tablet kini tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk menonton video atau membaca buku elektronik, tetapi juga bisa menjadi perangkat pendukung produktivitas sehari-hari. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, Infinix menghadirkan Xpad 30 Pro dengan kombinasi spesifikasi menarik, mulai dari layar beresolusi 2,5K, chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, hingga konektivitas 4G LTE.
Kehadiran Infinix Xpad 30 Pro menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan tablet dengan kemampuan cukup lengkap tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar. Perangkat ini tersedia dalam dua konfigurasi memori dan menawarkan sejumlah fitur yang biasanya menjadi pertimbangan penting ketika memilih tablet kelas menengah. varian tertentu juga sudah dilengkapi keyboard tambahan sehingga pengguna dapat langsung memanfaatkannya untuk mengetik dokumen maupun menyelesaikan tugas.
Harga Infinix Xpad 30 Pro Terbaru dan Perbedaan Setiap Varian
Infinix menyediakan dua varian dengan kapasitas penyimpanan internal yang sama, tetapi berbeda dalam jumlah RAM serta bonus pembelian.
Varian pertama membawa RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB dengan harga Rp3.499.000. Paket pembelian ini dilengkapi protective case yang berguna untuk membantu melindungi bodi tablet ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Sementara itu, konsumen yang membutuhkan kapasitas RAM lebih besar dapat memilih varian RAM 8 GB dengan penyimpanan internal 128 GB seharga Rp4.599.000. Pada paket tersebut, tersedia X Keyboard 11 sebagai aksesori tambahan.
Perbedaan kelengkapan tersebut cukup penting untuk dipertimbangkan. Pengguna yang lebih sering memakai tablet untuk membaca, menonton film, mengikuti kelas daring, atau menjalankan aplikasi ringan mungkin sudah merasa cukup dengan varian RAM 4 GB. Sebaliknya, RAM 8 GB bisa menjadi pilihan yang lebih menarik bagi pengguna yang terbiasa membuka beberapa aplikasi sekaligus, mengerjakan dokumen, atau memainkan game mobile.
Harga di atas merupakan harga yang disebutkan untuk kedua varian dan dapat berubah mengikuti kebijakan penjualan, promo, serta ketersediaan produk. Karena itu, calon pembeli sebaiknya memeriksa kembali harga dan isi paket sebelum melakukan transaksi.
Desain Titanium Silver dengan Bodi Tipis dan Material Aluminium
Dari sisi penampilan, Infinix Xpad 30 Pro mengusung warna Titanium Silver yang memberikan kesan modern. Bagian belakangnya memiliki susunan kamera dengan modul memanjang secara horizontal, sedangkan logo Infinix ditempatkan di bagian tengah. Desain tersebut membuat perangkat terlihat berbeda dari tablet yang menggunakan modul kamera berukuran kecil dan terpisah.
Material aluminium unibody menjadi salah satu nilai tambah pada perangkat ini. Ketika digunakan, konstruksi tersebut memberikan kesan kokoh sekaligus membuat penampilannya terlihat lebih premium. Ketebalan bodinya berada di angka 6,6 mm dengan bobot sekitar 476 gram. Dimensi tersebut mendukung mobilitas pengguna yang ingin membawa tablet ke kampus, kantor, perpustakaan, maupun ketika bepergian.
Penempatan kamera depan juga disesuaikan dengan penggunaan dalam posisi landscape. Orientasi seperti ini terasa relevan untuk aktivitas video call, rapat virtual, dan pembelajaran daring karena layar dapat digunakan dalam posisi horizontal tanpa membuat posisi kamera terasa kurang sesuai.
Pada bagian samping tersedia tombol daya, pengatur volume, mikrofon, serta tempat kartu SIM. Perangkat ini juga menyediakan konektor USB Type-C dan kisi-kisi speaker. Kombinasi desain yang relatif ramping dan bobot yang masih cukup mudah dibawa menjadikan Infinix Xpad 30 Pro cocok untuk penggunaan portabel.
Layar Infinix Xpad 30 Pro 11 Inci dengan Resolusi 2,5K dan Refresh Rate 90 Hz
Tablet ini menggunakan panel berukuran 11 inci dengan resolusi 2,5K serta refresh rate 90 Hz. Perpaduan tersebut memberikan ruang pandang yang cukup luas untuk membaca dokumen, membuka materi pembelajaran, menyunting tulisan, hingga menikmati konten multimedia.
Resolusi tinggi memungkinkan teks dan elemen visual terlihat lebih terperinci dibandingkan layar beresolusi lebih rendah pada ukuran yang serupa. Keuntungan tersebut terasa ketika pengguna membaca artikel panjang, memeriksa tabel, atau mengerjakan dokumen yang memuat banyak informasi. Sementara itu, refresh rate 90 Hz mendukung pergerakan antarmuka yang lebih mulus ketika menggulir halaman maupun berpindah menu.
Infinix juga menyertakan sertifikasi TÜV Rheinland untuk perlindungan mata pada perangkat ini. Fitur tersebut menjadi pertimbangan tambahan bagi pengguna yang menghabiskan banyak waktu di depan layar. Meski demikian, kenyamanan mata tetap dipengaruhi oleh tingkat kecerahan, kondisi pencahayaan ruangan, jarak pandang, dan durasi penggunaan.
Dengan ukuran 11 inci, tablet ini menawarkan kompromi antara portabilitas dan ruang kerja. Layarnya cukup luas untuk menjalankan dua aplikasi secara bersamaan, tetapi masih relatif praktis untuk dimasukkan ke dalam tas. Karakteristik ini membuatnya dapat digunakan sebagai perangkat hiburan sekaligus pendamping produktivitas.
Performa MediaTek Helio G200 Ultimate untuk Game dan Multitasking
Infinix Xpad 30 Pro ditenagai MediaTek Helio G200 Ultimate. Chipset tersebut menjadi pusat pemrosesan berbagai aktivitas, mulai dari menjalankan aplikasi produktivitas hingga memainkan game populer. Untuk konfigurasi yang dibahas, perangkat ini menggunakan RAM LPDDR4X sebesar 8 GB dan penyimpanan internal UFS 2.2 berkapasitas 128 GB.
Berdasarkan pengujian yang dilaporkan, tablet ini memperoleh skor AnTuTu sekitar 590 ribu poin. Angka tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan perangkat dalam menjalankan berbagai beban kerja, meskipun hasil benchmark dapat berubah berdasarkan versi aplikasi, suhu perangkat, pengaturan sistem, dan kondisi pengujian.
Kapasitas RAM 8 GB menjadi salah satu faktor yang mendukung multitasking. Pengguna dapat berpindah dari browser ke aplikasi catatan, membuka dokumen, kemudian kembali ke aplikasi lain tanpa harus selalu memulai semuanya dari awal. Namun, kelancaran penggunaan tetap bergantung pada jumlah aplikasi aktif dan kebutuhan sumber daya masing-masing aplikasi.
Penyimpanan internal 128 GB juga menyediakan ruang untuk memasang aplikasi, menyimpan foto, mengunduh video, serta menyimpan dokumen pekerjaan. Apabila kapasitas tersebut belum mencukupi, pengguna dapat menambahkan kartu microSD dengan dukungan kapasitas hingga 2 TB sesuai spesifikasi yang disebutkan. Perlu diingat bahwa penyimpanan eksternal terutama berguna untuk berkas dan konten tertentu, bukan pengganti langsung seluruh fungsi penyimpanan internal.
Pengalaman Bermain Mobile Legends di Infinix Xpad 30 Pro
Kolaborasi Infinix dengan MPL memberikan identitas tersendiri pada Xpad 30 Pro, terutama bagi pengguna yang menyukai ekosistem Mobile Legends: Bang Bang. Perangkat ini dirancang untuk mendukung aktivitas gaming dengan layar besar, refresh rate 90 Hz, dan chipset MediaTek Helio G200 Ultimate.
Dalam pengujian yang dilaporkan, Mobile Legends dapat dijalankan dengan pengaturan frame rate Super hingga 90 fps. Performa yang stabil pada sesi permainan tersebut membuat pergerakan karakter dan animasi terasa lebih responsif. Layar berukuran 11 inci juga memberikan bidang pandang yang luas, sehingga berbagai elemen permainan dapat terlihat dengan jelas.
Dukungan bypass charging turut menjadi fitur yang menarik bagi pemain yang sering bermain sambil menghubungkan perangkat ke pengisi daya. Teknologi ini memungkinkan daya dialirkan untuk mendukung penggunaan perangkat dengan mengurangi ketergantungan pada pengisian baterai secara langsung dalam kondisi yang didukung sistem. Penerapannya tetap bergantung pada pengaturan dan kondisi penggunaan.
Meskipun demikian, kemampuan menjalankan satu game dengan frame rate tinggi tidak otomatis berarti semua permainan akan memperoleh hasil yang sama. Game dengan kebutuhan grafis lebih berat dapat memberikan pengalaman berbeda. Pengguna juga perlu memperhatikan suhu perangkat, pengaturan grafis, serta kestabilan jaringan untuk memperoleh pengalaman bermain yang optimal.
Keyboard X Keyboard 11 untuk Mengetik Dokumen dan Menyelesaikan Tugas
Kehadiran X Keyboard 11 menjadi salah satu pembeda pada varian RAM 8 GB Infinix Xpad 30 Pro. Aksesori ini membantu mengubah tablet menjadi perangkat kerja yang lebih praktis, khususnya bagi pengguna yang sering mengetik dalam jumlah banyak. Aktivitas seperti menyusun laporan, menulis artikel, membuat catatan kuliah, dan membalas email dapat dilakukan dengan lebih nyaman dibandingkan mengetik langsung pada keyboard virtual.
Penggunaan keyboard fisik juga memberikan keuntungan karena sebagian layar tidak lagi tertutup oleh papan ketik virtual. Dengan demikian, pengguna bisa melihat lebih banyak bagian dokumen ketika menulis atau menyunting teks. Untuk kebutuhan produktivitas ringan, kombinasi tablet dan keyboard dapat menjadi alternatif bagi mereka yang belum membutuhkan laptop dengan spesifikasi tinggi.
Walaupun demikian, pengalaman mengetik menggunakan keyboard tambahan tidak sepenuhnya sama dengan laptop. Kenyamanan tetap dipengaruhi oleh ukuran tombol, jarak antartombol, tata letak, serta kebiasaan masing-masing pengguna. Perangkat ini lebih tepat dipandang sebagai pendukung produktivitas portabel daripada pengganti laptop untuk seluruh jenis pekerjaan.
Infinix Xpad 30 Pro juga mendukung X Pencil 20 dan fitur palm rejection. Teknologi palm rejection membantu layar membedakan sentuhan telapak tangan dari input pena ketika pengguna menulis atau menggambar. Fitur ini berpotensi berguna untuk mencatat materi kuliah, membuat sketsa, dan memberi anotasi pada dokumen. Namun, pena digital tersebut dijual secara terpisah sehingga perlu dimasukkan ke dalam perhitungan anggaran apabila menjadi aksesori yang dibutuhkan.
XOS 16 Berbasis Android 16 dengan Beragam Fitur AI
Sistem operasi menjadi bagian lain yang mendapatkan perhatian pada Infinix Xpad 30 Pro. Tablet ini menggunakan XOS 16 berbasis Android 16 dengan sejumlah fitur yang dirancang untuk mendukung produktivitas, pembelajaran, dan pengolahan konten. Antarmukanya menawarkan fungsi multitasking serta berbagai alat berbasis kecerdasan buatan.
Salah satu fitur yang tersedia adalah Folax AI sebagai asisten perangkat. Fitur ini ditujukan untuk membantu pengguna berinteraksi dengan sistem melalui kemampuan asisten digital. Selain itu, terdapat dukungan penerjemahan suara secara real time yang dapat dimanfaatkan untuk memahami percakapan dalam bahasa berbeda, bergantung pada bahasa dan fitur yang didukung.
Fitur AI lainnya mencakup perekaman yang dapat ditranskripsikan dan diringkas secara otomatis. Fungsi seperti ini berguna bagi mahasiswa yang mengikuti kuliah, pekerja yang menghadiri rapat, atau pengguna yang ingin menyimpan poin penting dari percakapan panjang. Daripada harus mendengarkan ulang seluruh rekaman, pengguna dapat memanfaatkan transkripsi dan ringkasan sebagai bahan awal untuk menyusun catatan.
Infinix juga menyediakan AI Writing yang mendukung pembuatan teks, koreksi tulisan, dan peringkasan catatan. Bagi pengguna yang sering menyusun dokumen, kemampuan tersebut dapat membantu mempercepat proses penyuntingan. Meski demikian, hasil yang dihasilkan AI tetap perlu diperiksa agar sesuai dengan konteks, fakta, dan tujuan penulisan.
Ada pula fitur AI Art yang dapat mengolah coretan menjadi gambar dengan tampilan berbeda. Pengguna bisa memilih gaya visual seperti sketsa, komik, pixel art, digital art, hingga cyberpunk. Fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk bereksperimen dengan ide visual atau membuat ilustrasi sederhana tanpa harus memulai seluruh proses dari awal.
Ketersediaan fitur AI memberikan nilai tambah bagi tablet di kelas harga ini. Namun, manfaat aktualnya akan bergantung pada kebutuhan pengguna, dukungan bahasa, koneksi internet jika diperlukan, serta batasan masing-masing fitur.
Tablet untuk Pelajar dengan Aplikasi Belajar dan Tutor AI
Selain untuk bermain game dan bekerja, Infinix Xpad 30 Pro menawarkan sejumlah aplikasi yang diarahkan pada aktivitas pendidikan. Salah satunya adalah Infinix Edudex, yang menyediakan lingkungan belajar dengan pilihan materi pelajaran serta rekomendasi aplikasi dan permainan edukatif.
Model pembelajaran berbasis aplikasi memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk mempelajari materi sesuai kebutuhan. Layar yang luas juga memudahkan mereka membaca penjelasan, melihat video pembelajaran, atau mengerjakan latihan tanpa harus terus-menerus menggunakan ponsel dengan layar lebih kecil.
Fitur Infinix Hi Tutor menjadi tambahan menarik karena menghadirkan pendekatan pembelajaran interaktif berbasis AI. Dalam implementasi yang dijelaskan, fitur tersebut masih berfokus pada matematika. Kemampuan ini dapat membantu pengguna berlatih dan memahami soal, tetapi cakupan mata pelajaran yang tersedia tetap perlu diperhatikan sebelum menjadikannya alasan utama untuk membeli tablet.
Untuk keluarga yang mencari perangkat pendukung belajar di rumah, kombinasi layar 11 inci, aplikasi pendidikan, dan fitur AI dapat menjadi pertimbangan. Orang tua tetap perlu mendampingi anak ketika menggunakan aplikasi berbasis internet dan memastikan materi yang dipelajari sesuai dengan kebutuhan pendidikan mereka.
Fitur Split Screen dan Floating Windows untuk Multitasking
Tablet dengan layar besar akan terasa lebih berguna ketika mampu menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan. Infinix Xpad 30 Pro mendukung split screen, sehingga pengguna dapat membagi layar untuk menampilkan dua aplikasi sekaligus. Sebagai contoh, browser dapat dibuka berdampingan dengan aplikasi catatan ketika seseorang sedang mencari referensi untuk menyusun tugas.
Fitur floating windows juga tersedia untuk menampilkan aplikasi dalam jendela mengambang. Dengan fungsi ini, pengguna dapat mengakses aplikasi tertentu tanpa harus sepenuhnya meninggalkan halaman yang sedang dibuka. Kemampuan tersebut berguna ketika membalas pesan, memeriksa informasi singkat, atau berpindah di antara aktivitas yang berbeda.
Meski memiliki fitur multitasking, tablet ini belum menyediakan PC Mode. Artinya, pengguna tidak mendapatkan pengalaman antarmuka desktop khusus yang dapat mengubah sistem menjadi lingkungan kerja menyerupai komputer konvensional. Ketiadaan mode tersebut mungkin tidak terlalu berpengaruh bagi pemakai yang hanya membutuhkan aplikasi Android, tetapi dapat menjadi pertimbangan untuk pekerjaan yang membutuhkan alur kerja lebih kompleks.
Oleh karena itu, kemampuan multitasking pada Infinix Xpad 30 Pro lebih sesuai untuk produktivitas harian, bukan untuk menggantikan seluruh fungsi komputer.
Baterai 8.200 mAh dan Pengisian Daya 18 Watt
Untuk menunjang penggunaan sehari-hari, Infinix membekali Xpad 30 Pro dengan baterai berkapasitas 8.200 mAh. Kapasitas tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas seperti menonton video, membaca materi, mengikuti kelas daring, dan memainkan game tanpa harus terlalu sering mencari sumber listrik.
Dalam pengujian yang dilaporkan, pemutaran YouTube selama satu jam mengurangi daya baterai sekitar 4 persen. Sementara itu, bermain Mobile Legends selama satu jam menghabiskan sekitar 11 persen. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa konsumsi daya sangat dipengaruhi oleh jenis aktivitas yang dijalankan. Game biasanya membutuhkan pemrosesan lebih intensif dibandingkan pemutaran video, terutama ketika menggunakan refresh rate tinggi.
Hasil tersebut tetap perlu dipahami sebagai gambaran dari kondisi pengujian tertentu, bukan jaminan bahwa semua pengguna akan memperoleh daya tahan identik. Kecerahan layar, kualitas jaringan, volume speaker, aplikasi latar belakang, dan pengaturan grafis dapat memengaruhi konsumsi baterai.
Untuk pengisian daya, tablet ini mendukung pengisian cepat hingga 18 watt. Adaptor yang disertakan juga memiliki keluaran maksimal 18 watt. Kecepatan pengisian tetap bergantung pada kondisi baterai dan penggunaan perangkat ketika sedang diisi. Mengingat kapasitas baterainya cukup besar, pengguna sebaiknya mempertimbangkan waktu pengisian ketika merencanakan penggunaan sepanjang hari.
Speaker Ganda DTS untuk Menonton Film dan Mendengarkan Musik
Pengalaman multimedia Infinix Xpad 30 Pro didukung oleh sistem dual speaker dengan teknologi DTS. Kehadiran dua speaker membantu menghasilkan keluaran suara yang lebih luas dibandingkan konfigurasi satu speaker. Fitur ini dapat meningkatkan kenyamanan ketika menonton film, mengikuti video pembelajaran, mendengarkan musik, atau menikmati konten hiburan lainnya.
Dukungan audio menjadi relevan karena tablet sering digunakan tanpa perangkat tambahan. Pengguna dapat menikmati video di ruang keluarga atau mendengarkan materi pembelajaran tanpa harus selalu memasang headphone. Meski begitu, kualitas suara yang dirasakan tetap bergantung pada jenis konten, pengaturan volume, dan kondisi lingkungan.
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan hiburan di rumah, kombinasi layar 2,5K, ukuran 11 inci, dan speaker ganda membuat perangkat ini cukup fleksibel. Tablet dapat digunakan sebagai layar portabel untuk menikmati berbagai konten sekaligus mendukung aktivitas belajar dan bekerja.
Kamera Depan dan Belakang 8 MP untuk Video Call serta Dokumentasi
Kamera bukan fitur yang selalu menjadi prioritas utama pada tablet, tetapi keberadaannya tetap berguna untuk kebutuhan tertentu. Infinix Xpad 30 Pro dibekali kamera belakang 8 MP dan kamera depan 8 MP. Konfigurasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengambil foto sederhana, memindai dokumen, melakukan panggilan video, dan mengikuti rapat daring.
Kamera belakang mendukung perekaman video hingga resolusi 2K pada 30 fps berdasarkan spesifikasi yang dijelaskan. Kemampuan tersebut dapat digunakan untuk dokumentasi sederhana, meskipun hasil perekaman tetap dipengaruhi oleh pencahayaan dan kestabilan tangan. Ketika perangkat digunakan sambil berjalan, rekaman berpotensi terlihat kurang stabil karena tidak semua gerakan dapat diredam dengan baik.
Sementara itu, kamera depan menjadi komponen yang cukup penting bagi pengguna yang sering mengikuti kelas virtual atau rapat online. Resolusi yang tersedia dapat menunjang komunikasi video dalam berbagai kebutuhan umum. Penempatan kamera pada orientasi landscape juga mendukung penggunaan tablet dengan posisi horizontal.
Untuk kebutuhan fotografi yang lebih serius, tablet ini tentu tidak dirancang sebagai pengganti ponsel dengan sistem kamera khusus. Namun, untuk dokumentasi sesekali dan komunikasi digital, keberadaan dua kamera 8 MP memberikan fungsi yang memadai.
Konektivitas 4G LTE dan Slot MicroSD hingga 2 TB
Salah satu fitur yang patut diperhatikan pada Infinix Xpad 30 Pro adalah dukungan jaringan 4G LTE. Fitur ini memungkinkan tablet terhubung ke jaringan seluler menggunakan kartu SIM yang kompatibel. Pengguna tidak harus selalu bergantung pada Wi-Fi rumah, kantor, atau jaringan publik untuk mengakses internet.
Konektivitas seluler memberikan keuntungan bagi mahasiswa yang belajar di luar kampus, pekerja yang sering berpindah tempat, maupun pengguna yang membutuhkan akses internet ketika bepergian. Selama tersedia jaringan operator yang memadai dan paket data aktif, tablet dapat digunakan untuk mengakses materi pembelajaran, membuka dokumen daring, mengikuti rapat virtual, serta menikmati hiburan.
Paket penjualan yang dijelaskan juga menyertakan kartu perdana AIS dengan total kuota 300 GB untuk periode 12 bulan. Ketentuan penggunaan kuota, cakupan jaringan, dan persyaratan aktivasi perlu diperiksa kembali pada saat pembelian karena dapat mengikuti aturan operator.
Selain jaringan seluler, perangkat ini mendukung Wi-Fi untuk koneksi nirkabel. Slot microSD juga memberi fleksibilitas bagi pengguna yang ingin menambah ruang penyimpanan hingga kapasitas yang didukung. Perpaduan konektivitas tersebut menjadikan Xpad 30 Pro lebih fleksibel untuk berbagai skenario penggunaan.
Kelebihan Infinix Xpad 30 Pro
Sebelum menentukan pilihan, calon pembeli perlu melihat tablet ini secara menyeluruh, bukan hanya berfokus pada chipset atau resolusi layarnya. Sejumlah keunggulan Infinix Xpad 30 Pro terletak pada kombinasi spesifikasi dan fitur yang ditawarkan dalam satu perangkat.
Dari sisi kelebihan, layar 11 inci beresolusi 2,5K dengan refresh rate 90 Hz memberikan ruang visual yang menarik untuk produktivitas dan hiburan. Chipset Helio G200 Ultimate mendukung berbagai aktivitas harian, sementara RAM hingga 8 GB memberikan pilihan konfigurasi bagi pengguna yang membutuhkan multitasking lebih leluasa. Baterai 8.200 mAh, speaker ganda DTS, jaringan 4G LTE, serta dukungan microSD turut melengkapi fitur utamanya.
Kehadiran X Keyboard 11 pada varian tertentu juga menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin mengetik lebih praktis. Fitur AI, aplikasi pendidikan, split screen, dan floating windows memperluas kemungkinan penggunaan perangkat di luar aktivitas konsumsi konten.
Di sisi lain, terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pengisian daya maksimal 18 watt bukan termasuk yang paling cepat untuk baterai berkapasitas 8.200 mAh. Tablet ini juga belum memiliki PC Mode, sehingga pengguna yang menginginkan antarmuka desktop perlu menyesuaikan ekspektasi. X Pencil 20 dijual secara terpisah, sedangkan varian RAM 8 GB memiliki harga lebih tinggi dibandingkan varian dasar.
Selain itu, RAM 4 GB pada varian termurah perlu dipertimbangkan dengan cermat jika tablet akan digunakan untuk multitasking berat atau aplikasi yang membutuhkan memori besar. Pilihan konfigurasi sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan penggunaan dalam jangka panjang.
Apakah Infinix Xpad 30 Pro Layak Dibeli untuk Belajar dan Bekerja?
Infinix Xpad 30 Pro menawarkan kombinasi fitur yang cukup luas bagi pengguna yang mencari tablet kelas menengah dengan harga awal Rp3 jutaan. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan layar beresolusi tinggi, tetapi juga menghadirkan konektivitas 4G LTE, dukungan keyboard, fitur AI, serta baterai berkapasitas besar.
Bagi pelajar dan mahasiswa, layar 11 inci dapat digunakan untuk membaca materi, menyusun catatan, mengikuti kelas online, dan mengerjakan tugas. Aplikasi edukasi serta fitur AI juga berpotensi membantu proses belajar, selama digunakan sebagai alat pendukung dan bukan pengganti pemahaman materi. Jika kebutuhan utamanya adalah mengetik, varian RAM 8 GB dengan X Keyboard 11 dapat menjadi opsi yang lebih praktis.
Untuk penggunaan hiburan, tablet ini menawarkan layar 2,5K, refresh rate 90 Hz, dan speaker ganda DTS. Pengguna yang gemar bermain Mobile Legends juga dapat mempertimbangkan dukungan frame rate tinggi yang dilaporkan dalam pengujian. Sementara itu, konektivitas 4G LTE menjadi kelebihan bagi mereka yang sering menggunakan tablet di luar rumah.
Namun, konsumen yang membutuhkan perangkat untuk pekerjaan desktop intensif, pengolahan dokumen yang sangat kompleks, atau aplikasi profesional tertentu sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan perangkat lunak sebelum membeli. Ketiadaan PC Mode membuat tablet ini lebih tepat diposisikan sebagai perangkat pendamping produktivitas daripada pengganti laptop sepenuhnya.
Infinix Xpad 30 Pro layak masuk daftar pertimbangan bagi konsumen yang menginginkan tablet serbaguna dengan layar berkualitas, koneksi seluler, dan fitur modern. Pilihan terbaik antara varian RAM 4 GB dan 8 GB bergantung pada anggaran, kebutuhan multitasking, serta penting atau tidaknya keyboard tambahan dalam aktivitas sehari-hari.





