Review POCO Pad C1, Tablet 2 Jutaan untuk Belajar dan Hiburan
Review POCO Pad C1, Tablet 2 Jutaan untuk Belajar dan Hiburan

Review POCO Pad C1, Tablet 2 Jutaan untuk Belajar dan Hiburan

Posted on

Pasar tablet entry-level semakin ramai dengan berbagai pilihan menarik. Salah satu yang cukup mencuri perhatian adalah POCO Pad C1, tablet terbaru yang hadir di kisaran harga Rp2 jutaan. Sekilas perangkat ini menawarkan spesifikasi yang cukup menggoda, mulai dari layar 2K 120Hz, chipset Snapdragon, baterai besar, hingga bodi berbahan metal. Namun, apakah semua spesifikasi tersebut benar-benar memberikan pengalaman terbaik?

Bagi calon pembeli yang sedang mencari tablet murah terbaik untuk belajar, streaming, dan gaming ringan, memahami kelebihan serta kekurangan POCO Pad C1 menjadi hal penting sebelum memutuskan pembelian.

Desain POCO Pad C1 Tampil Premium Meski Masuk Kelas Entry-Level

Hal pertama yang langsung terasa saat pertama kali memegang POCO Pad C1 adalah desainnya yang cukup menarik. Bagian belakang menggunakan finishing metal dengan pilihan warna abu-abu kebiruan yang memberikan kesan lebih premium dibandingkan tablet murah pada umumnya.

Bobot sekitar 406 gram dengan ketebalan 7,4 mm masih tergolong nyaman digunakan menggunakan dua tangan saat membaca dokumen, mengikuti kelas online, maupun menonton film dalam waktu cukup lama. Meskipun demikian, penggunaan selama beberapa jam tetap akan membuat tangan mulai terasa lelah, sesuatu yang memang umum ditemui pada tablet berukuran hampir 10 inci.

Sayangnya, paket penjualannya tergolong sederhana. Pengguna hanya memperoleh adaptor 15W, kabel USB Type-A ke Type-C, buku panduan, dan SIM ejector tanpa tambahan pelindung bawaan.

Spesifikasi POCO Pad C1 Ternyata Sangat Mirip Redmi Pad

Salah satu fakta yang cukup menarik adalah spesifikasi POCO Pad C1 hampir identik dengan Redmi Pad 9,7 inci. Perbedaan utamanya hanya terdapat pada desain bodi belakang dan identitas merek.

Tablet ini menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 2 yang dipadukan dengan RAM 4 GB serta penyimpanan internal 64 GB. Walaupun kapasitas penyimpanannya tergolong kecil, tersedia slot microSD untuk menambah ruang penyimpanan.

Namun perlu diperhatikan bahwa perangkat ini hanya mendukung koneksi Wi-Fi tanpa slot kartu SIM, sehingga pengguna tidak dapat mengakses internet seluler secara langsung.

Layar 2K 120Hz Menjadi Daya Tarik Utama

Salah satu keunggulan POCO Pad C1 untuk multimedia adalah penggunaan layar beresolusi 2K dengan refresh rate hingga 120Hz.

Di atas kertas, spesifikasi ini terlihat sangat menarik untuk kelas harga Rp2 jutaan. Refresh rate adaptif juga dapat diubah menjadi 60Hz sesuai kebutuhan untuk menghemat daya.

Sayangnya, terdapat satu kompromi yang cukup terasa. Chipset Snapdragon 6s Gen 2 sebenarnya belum mampu memanfaatkan resolusi 2K secara maksimal. Bahkan saat digunakan membuka YouTube, pilihan resolusi video tetap berhenti di 1080p sehingga keunggulan layar 2K belum benar-benar bisa dinikmati.

Meskipun demikian, kualitas panelnya masih cukup baik. Tingkat kecerahan mendekati 500 nit membuat layar tetap nyaman digunakan di dalam ruangan maupun area semi outdoor. Reproduksi warnanya juga tergolong natural sehingga pengalaman menonton masih terasa menyenangkan.

Performa Snapdragon 6s Gen 2 Cukup untuk Aktivitas Sehari-hari

Bagi pengguna yang mencari tablet murah untuk belajar online dan browsing, performa POCO Pad C1 sebenarnya sudah memadai.

Aktivitas seperti membuka dokumen PDF, mengikuti kelas daring, mengakses media sosial, membaca komik digital, hingga streaming video dapat dijalankan dengan cukup lancar.

Namun, penggunaan RAM 4 GB membuat perpindahan aplikasi maupun animasi antarmuka terkadang masih terasa kurang mulus. Refresh rate tinggi memang membuat gerakan layar terlihat halus, tetapi keterbatasan memori menyebabkan respons sistem sesekali mengalami jeda ketika membuka aplikasi berat.

Pengalaman Gaming Masih Sebatas Game Ringan

Untuk urusan bermain game, POCO Pad C1 masih mampu menjalankan beberapa judul populer dengan cukup baik.

Mobile Legends dapat dimainkan pada pengaturan hingga 60 FPS dengan performa yang relatif stabil. PUBG Mobile juga masih dapat dimainkan meskipun frame rate rata-ratanya berada di kisaran 30 hingga 40 FPS.

Sebaliknya, game dengan kebutuhan grafis tinggi seperti Genshin Impact bukanlah target utama tablet ini. Selain performa chipset yang terbatas, kapasitas penyimpanan 64 GB juga cepat habis setelah sistem operasi dan aplikasi bawaan terpasang.

Kabar baiknya, saat digunakan bermain game dalam waktu lama, performa tablet tetap cukup stabil tanpa mengalami penurunan kinerja yang signifikan akibat thermal throttling.

Baterai Besar Tetapi Pengisian Masih Lambat

POCO Pad C1 dibekali baterai berkapasitas sekitar 6.770 mAh yang cukup besar untuk penggunaan harian.

Tablet mampu digunakan untuk aktivitas belajar, browsing, hingga streaming selama beberapa jam tanpa harus sering mengisi ulang.

Sayangnya, adaptor bawaan hanya mendukung pengisian daya 15W. Dengan kapasitas baterai sebesar itu, proses pengisian penuh membutuhkan waktu yang relatif lama dibandingkan beberapa kompetitor di kelas harga yang sama.

Fitur Modern Masih Tetap Tersedia

Walaupun berada di kelas entry-level, POCO tetap menyematkan beberapa fitur menarik.

Tablet ini sudah menjalankan HyperOS berbasis Android 16 sehingga tampil lebih modern. Pengguna juga memperoleh fitur Xiaomi Interconnectivity untuk menghubungkan perangkat dengan ekosistem Xiaomi lainnya.

Selain itu tersedia pula Circle to Search yang biasanya hanya ditemukan pada perangkat dengan harga lebih tinggi. Kehadiran fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sering mencari informasi langsung dari layar.

Namun, tablet ini belum memiliki sensor sidik jari serta belum mendukung stylus aktif sehingga kurang ideal bagi pengguna yang ingin menggambar atau membuat catatan digital secara serius.

Perbandingan POCO Pad C1 dengan Kompetitor Harga Rp2 Jutaan

Apabila dibandingkan dengan Redmi Pad 9,7 inci, kedua perangkat memiliki spesifikasi yang hampir sama. Karena itu, pilihan terbaik biasanya ditentukan oleh harga promo yang sedang berlaku.

Sementara itu, beberapa pesaing lain menawarkan pendekatan berbeda. Ada tablet yang menyediakan penyimpanan lebih besar, dukungan kartu SIM, maupun kapasitas baterai lebih tinggi. Di sisi lain, POCO Pad C1 unggul melalui ekosistem HyperOS, layar beresolusi tinggi, serta refresh rate 120Hz yang masih jarang ditemukan pada kelas harga ini.

Kelebihan dan Kekurangan POCO Pad C1

Kelebihan:

  • Layar 2K dengan refresh rate 120Hz.
  • Desain premium berbahan metal.
  • Sudah menggunakan HyperOS berbasis Android 16.
  • Mendukung Circle to Search.
  • Performa stabil untuk aktivitas harian.
  • Tersedia slot microSD.

Kekurangan:

  • RAM hanya 4 GB.
  • Penyimpanan internal 64 GB terasa sempit.
  • Tidak mendukung kartu SIM.
  • Pengisian daya masih 15W.
  • Tidak tersedia sensor sidik jari.
  • Layar 2K belum dimanfaatkan maksimal oleh chipset.

POCO Pad C1 merupakan pilihan menarik bagi pengguna yang membutuhkan tablet murah untuk sekolah, kuliah, membaca PDF, streaming video, browsing, dan bermain game ringan. Desain premium, layar tajam, serta dukungan HyperOS menjadi nilai jual utama yang membuatnya tetap kompetitif di kelas harga Rp2 jutaan.

Namun, apabila kebutuhan lebih mengarah pada game berat, multitasking intensif, penyimpanan besar, atau konektivitas menggunakan kartu SIM, tersedia beberapa alternatif lain yang mungkin lebih sesuai. Dengan kata lain, POCO Pad C1 akan terasa sangat menarik apabila digunakan sesuai target penggunanya, yakni sebagai tablet hiburan dan produktivitas ringan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *