Spesifikasi Rakit PC Budget 9 Jutaan yang Bisa Gaming dan Render Edit Video Lancar
Spesifikasi Rakit PC Budget 9 Jutaan yang Bisa Gaming dan Render Edit Video Lancar

Spesifikasi Rakit PC Budget 9 Jutaan yang Bisa Gaming dan Render Edit Video Lancar

Posted on

Membangun PC gaming dengan budget terbatas selalu jadi tantangan seru. Kali ini, kita coba tekan harga serendah mungkin tanpa mengorbankan performa terlalu banyak. Dengan menggunakan prosesor dan GPU yang masih relevan, apakah hasilnya tetap memuaskan? Mari kita bahas.

Komponen yang Dipilih

Prosesor: Intel Core i3-12100F

Di tahun 2025, prosesor ini ternyata masih cukup layak digunakan, terutama dengan harga sekitar Rp800.000-an. Meski hanya memiliki 4 core dan 8 thread, performanya masih bisa diandalkan untuk gaming dan tugas-tugas ringan lainnya. Sejujurnya, banyak yang mengira kalau prosesor seperti i3-13100F atau i3-14100F bakal turun harga, tapi nyatanya justru seri lama ini yang masih bertahan di harga murah.

Motherboard: ASRock H610M-HDV

Motherboard ini sudah sering jadi pilihan untuk build budget karena harganya yang relatif murah. Meski fiturnya standar dan tidak ada konektor USB-C di bagian depan, setidaknya sudah mendukung PCIe Gen 4 untuk slot GPU dan memiliki slot NVMe SSD. Bahkan, kita pilih versi bulk tanpa dus untuk memangkas harga lebih jauh.

RAM & SSD: Apacer Nox Series + Apacer P4 Series

RAM yang digunakan adalah Apacer Nox Series dengan kecepatan 3200 MHz. Secara estetika, desainnya lumayan oke, tapi tidak ada yang terlalu spesial. Sementara itu, SSD-nya dari seri Apacer P4 yang menggunakan PCIe Gen 3×4. Keputusan untuk memilih PCIe Gen 3 alih-alih Gen 4 bertujuan untuk menekan biaya dan memastikan kompatibilitas dengan sistem ini.

CPU Cooler: Budget Rp150 Ribuan

Karena prosesor dibeli dalam kondisi tanpa box, kita perlu cari cooler tambahan. Pilihan akhirnya jatuh pada cooler budget seharga Rp150.000. Secara desain, memang terlihat biasa saja, dan thermal paste-nya hanya dikemas dalam sachet, tapi setidaknya cukup efektif untuk menjaga suhu tetap stabil.

Casing: Acer U320W

Casing ini cukup populer di kalangan builder yang ingin tampilan minimalis dan elegan. Bentuknya kecil, berwarna putih, dan tidak menggunakan tempered glass, sehingga cocok bagi yang ingin menyembunyikan kabel atau komponen yang kurang estetik. Namun, merakit di casing ini cukup menantang, terutama karena PSU ditempatkan di depan dan perlu pengaturan kabel yang lebih rapi.

Power Supply: FSP 550W

Dengan kapasitas 550W, PSU ini sudah cukup untuk mendukung sistem yang tidak terlalu haus daya. Harganya sekitar Rp525.000, dan untuk kelas budget, ini termasuk pilihan yang cukup solid.

GPU: PNY RTX 4060 8GB

Ini adalah komponen yang jadi bintang utama dalam build kali ini. Harga awalnya sekitar Rp4,5 juta, tapi sayangnya sekarang sudah naik menjadi Rp5,4 juta. Brand seperti PNY dan Zotac memang sering menawarkan harga lebih murah dibanding merek lain, jadi kalau ada diskon lagi, ini bisa jadi pilihan menarik.

Proses Merakit

Merakit PC ini cukup menantang karena casing yang kompak. Beberapa kendala yang ditemui:

  • Penempatan PSU di depan membuat kabel management jadi lebih sulit.
  • Bracket PSU memiliki dua versi tergantung jenis PSU yang digunakan, jadi perlu diperhatikan saat memasang.
  • Akses ke bagian belakang motherboard cukup terbatas, sehingga lebih baik tidak dibongkar jika tidak benar-benar perlu.

Akhirnya, setelah sedikit usaha dan menggunakan kabel ties untuk merapikan kabel, PC ini berhasil dirakit dengan tampilan yang cukup bersih. Saat casing ditutup, semua bagian dalam yang kurang rapi tidak terlihat, jadi secara estetika tetap terlihat minimalis dan elegan.

CPU Performance

Sebagai prosesor kelas entry-level dari generasi ke-12, performanya standar. Jika dibandingkan dengan Ryzen 5 5600, Core i3-12100F masih kalah, tapi untuk harga Rp800.000-an, ini sudah pilihan terbaik di kelasnya.

Benchmark GPU & Gaming

Berikut adalah beberapa hasil pengujian di berbagai game:

  • CS2 & Dota 2 → Bisa mencapai lebih dari 100 FPS, bahkan di resolusi 2K.
  • Delta Force & Helldivers 2 → FPS masih di atas 100, baik di resolusi Full HD maupun 2K.
  • Cyberpunk 2077 → Bisa berjalan di 70+ FPS, dengan minimum tetap di atas 60 FPS.
  • Hogwarts Legacy & Black Myth: Wukong → Harus diturunkan ke resolusi Full HD untuk mendapatkan 60 FPS yang stabil.
  • Monster Hunter Wilds → Bisa mencapai 80 FPS, tapi hanya di Full HD.

Secara umum, meskipun ini disebut sebagai PC “2K gaming”, beberapa game berat tetap lebih optimal dimainkan di Full HD agar bisa mendapatkan FPS tinggi.

Rendering & AI Performance

  • Adobe Premiere Pro → Bisa memproses footage 4K tanpa lag, dengan waktu rendering sekitar 8 menit untuk video 10 menit.
  • Blender → Masih cukup oke, terutama dalam proyek dengan ray tracing.
  • LM Studio (AI Benchmarking) → Bisa mencapai 41 token per detik dengan Meta 3.1B, yang berarti sudah cukup untuk eksperimen AI ringan.

Suhu & Konsumsi Daya

Salah satu hal menarik dari build ini adalah suhunya yang tetap adem meski tanpa fan chassis tambahan:

  • CPU mentok di 57°C saat full load dan stabil di 50°C saat gaming.
  • GPU stabil di 60°C saat gaming.
  • Total konsumsi daya:
  • Idle: 60W
  • Gaming: 118W

Ini membuktikan bahwa kombinasi Core i3-12100F dan RTX 4060 masih cukup efisien dalam hal suhu dan daya.

Worth It atau Tidak?

Kelebihan:

  • Harga terjangkau untuk performa yang ditawarkan.
  • Ukuran kompak, cocok untuk setup minimalis.
  • Suhu adem meskipun tanpa tambahan fan chassis.
  • Masih bisa digunakan untuk gaming 2K dengan beberapa kompromi.
  • Performa editing dan AI cukup oke untuk kelasnya.

Kekurangan:

  • Build quality casing menyulitkan perakitan.
  • Tidak ada airflow di dalam casing, disarankan menambah fan.
  • Harga beberapa komponen naik setelah perakitan, membuat total biaya lebih tinggi dari ekspektasi awal.

Saat pertama kali dirakit, PC ini hanya menghabiskan Rp8,3 juta, tapi setelah harga beberapa komponen naik, totalnya bisa mencapai Rp9,5 juta. Jadi, jika berencana membangun PC seperti ini, lebih baik menunggu harga turun lagi agar lebih hemat.

Bagi yang tidak ingin repot merakit sendiri, tersedia opsi jasa perakitan dengan spesifikasi serupa di toko online.

Beli processor di Tokopedia klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *