Drone DJI Murah Terbaru DJI Lito vs DJI Lito X1 2026 yang Bikin Pilot Pemula Penasaran
Drone DJI Murah Terbaru DJI Lito vs DJI Lito X1 2026 yang Bikin Pilot Pemula Penasaran

Drone DJI Murah Terbaru DJI Lito vs DJI Lito X1 2026 yang Bikin Pilot Pemula Penasaran

Posted on

Pasar drone ringan kembali ramai setelah hadirnya DJI Lito dan DJI Lito X1. Banyak yang langsung menyebut dua produk ini sebagai calon penerus seri DJI Mini karena membawa konsep drone compact di bawah 250 gram dengan harga yang jauh lebih masuk akal dibanding generasi drone premium sebelumnya.

DJI tidak hanya bermain di sektor kamera atau desain saja, tetapi juga mencoba memberikan pengalaman terbang yang lebih mudah untuk pengguna baru yang selama ini takut belajar menerbangkan drone.

Kalau sebelumnya membeli drone DJI identik dengan biaya belasan sampai puluhan juta rupiah, sekarang situasinya mulai berubah. DJI Lito hadir di kisaran harga Rp5 jutaan hingga Rp6 jutaan, sementara DJI Lito X1 berada di kelas Rp8 jutaan sampai Rp10 jutaan tergantung paket pembelian. Perbedaan harga itu ternyata bukan sekadar gimmick marketing karena keduanya memang punya target pengguna yang berbeda.

Review DJI Lito Untuk Pemula yang Baru Belajar Drone

Hal pertama yang langsung terasa ketika membuka DJI Lito adalah bobotnya yang sangat ringan. Drone ini bahkan berada di angka sekitar 247 gram sampai 249 gram. Buat sebagian orang mungkin angka ini terdengar sepele, padahal di dunia drone itu penting sekali karena kategori di bawah 250 gram biasanya tidak membutuhkan izin penerbangan serumit drone profesional berukuran besar.

DJI juga masih mempertahankan ciri khas build quality mereka yang simpel namun tetap terasa premium walaupun materialnya dominan plastik ringan. Tujuannya jelas untuk menjaga bobot tetap rendah agar mudah diterbangkan dan tidak merepotkan saat dibawa traveling.

Paket penjualannya juga cukup lengkap untuk kelas harga segini. Pengguna mendapatkan propeller cadangan, kabel data, remote controller, hingga obeng kecil untuk pemasangan baling-baling. Hal kecil seperti ini sering dianggap remeh, padahal untuk pengguna baru justru sangat membantu karena tidak perlu membeli aksesori tambahan lagi.

Perbedaan DJI Lito dan DJI Lito X1 yang Paling Terasa

Secara desain luar, DJI Lito dan DJI Lito X1 memang terlihat hampir identik. Bentuk bodi, lipatan kaki drone, hingga tata letak kameranya sangat mirip. Namun perbedaan besar justru tersembunyi di bagian teknologi internalnya.

Sensor ini menjadi pembeda paling penting karena sangat membantu saat drone digunakan malam hari atau di area dengan pencahayaan minim. Teknologi lidar bekerja menggunakan laser untuk membaca objek di sekitar sehingga drone lebih mudah menghindari rintangan.

Fitur ini terasa sangat penting terutama untuk pengguna pemula yang belum terbiasa mengontrol drone secara manual. Dengan bantuan lidar, proses return to home menjadi lebih aman dan risiko menabrak pohon atau bangunan bisa jauh berkurang.

Selain itu, DJI Lito X1 juga sudah memiliki internal storage sekitar 42 GB. Ini menjadi nilai tambah besar untuk kreator konten yang sering lupa membawa microSD. Walaupun kapasitasnya belum sebesar DJI Pocket generasi terbaru, tetap saja fitur ini membuat pengalaman penggunaan terasa jauh lebih praktis.

Drone DJI Murah Terbaik 2026 untuk Konten Cinematic

Salah satu hal paling menarik dari seri Lito ternyata ada di fitur tracking otomatisnya. Drone ini mampu mengikuti subjek secara otomatis tanpa perlu terus menerus dikontrol manual menggunakan remote.

Saat fitur active tracking diaktifkan, drone bisa mengikuti pergerakan pengguna sambil tetap menjaga framing kamera tetap stabil. Fitur seperti ini biasanya hanya ditemukan di drone kelas yang jauh lebih mahal beberapa tahun lalu.

Pengalaman tracking tersebut terasa sangat membantu ketika membuat video cinematic, vlog outdoor, hingga konten olahraga ringan. Bahkan saat pengguna berjalan cukup jauh, drone masih mampu mempertahankan fokus tracking dengan cukup baik.

Memang ada beberapa momen ketika tracking hilang sementara akibat terhalang objek seperti pohon atau bangunan, tetapi sistemnya cukup pintar untuk kembali mengenali subjek ketika muncul lagi di area kamera.

Kualitas Kamera DJI Lito dan DJI Lito X1 untuk Video Travel

Dari sisi kualitas gambar, kedua drone ini sebenarnya memiliki hasil yang cukup mirip. Sensor kameranya tidak berbeda jauh sehingga kualitas video yang dihasilkan juga relatif setara.

Warna video khas DJI masih terasa kuat dengan detail yang tajam serta dynamic range yang cukup baik untuk kelas drone compact.

Kamera seri Lito belum mendukung mode vertikal native. Jadi ketika membuat konten vertikal untuk media sosial, hasilnya masih menggunakan metode crop dari video horizontal. Buat kreator TikTok atau Instagram Reels, hal ini mungkin menjadi sedikit kekurangan karena framing perlu disesuaikan lagi saat editing.

Walaupun begitu, untuk kebutuhan video traveling, cinematic ringan, dan footage aerial harian, kualitas kameranya sudah sangat memadai.

DJI Lito X1 Cocok untuk Drone Pertama?

Kalau melihat keseluruhan pengalaman penggunaan, DJI Lito sebenarnya sudah cukup menarik untuk pengguna umum yang ingin mulai belajar drone tanpa mengeluarkan biaya besar. Harganya lebih ramah dan fitur dasarnya sudah lengkap.

Namun DJI Lito X1 terasa jauh lebih aman untuk pemula karena adanya sensor lidar tadi. Teknologi ini membuat proses terbang menjadi lebih santai dan tidak terlalu menegangkan ketika drone berada di area dengan banyak rintangan.

Selain itu, paket flymore combo DJI Lito X1 juga lebih lengkap karena sudah mendapatkan intelligent battery tambahan dan remote RC2 yang memiliki layar sendiri. Pengguna tidak perlu lagi memasang smartphone ke remote setiap kali ingin terbang.

Pengalaman seperti ini terasa jauh lebih praktis terutama untuk pengguna yang ingin langsung menerbangkan drone tanpa ribet setting tambahan.

Harga DJI Lito dan DJI Lito X1 di Indonesia Mulai Turun

Harga drone DJI terbaru ini mulai membuat pasar drone entry-level semakin kompetitif. Dulu drone berkualitas bagus identik dengan harga mahal, tetapi sekarang pengguna sudah bisa menikmati fitur tracking otomatis, obstacle avoidance, hingga kualitas video cinematic dengan budget yang jauh lebih realistis.

DJI tampaknya memang sedang mencoba memperluas pasar pengguna baru lewat seri Lito ini. Strategi tersebut cukup masuk akal karena banyak orang sebenarnya tertarik membeli drone, tetapi mundur ketika melihat harga dan kerumitan penggunaannya.

Dengan hadirnya DJI Lito dan DJI Lito X1, barrier tersebut mulai berkurang. Pengguna pemula bisa belajar lebih cepat tanpa harus takut drone langsung rusak akibat salah manuver.

DJI Lito vs DJI Lito X1, Mana yang Lebih Worth It?

DJI Lito menjadi pilihan menarik untuk pengguna yang ingin drone DJI murah dengan fitur modern dan kualitas video yang tetap bagus. Drone ini ringan, mudah dibawa traveling, dan cukup aman digunakan sehari-hari.

Namun kalau berbicara soal value jangka panjang, DJI Lito X1 terasa lebih worth it karena fitur lidar, internal storage, intelligent battery, serta remote premium benar-benar meningkatkan pengalaman penggunaan secara signifikan.

Bagi pengguna yang benar-benar baru masuk ke dunia drone, DJI Lito X1 justru terasa lebih aman walaupun harganya sedikit lebih mahal. Sementara DJI Lito biasa cocok untuk pengguna yang ingin sekadar mencoba pengalaman menerbangkan drone tanpa budget terlalu besar.

Persaingan drone ringan tahun 2026 akhirnya menjadi jauh lebih menarik karena sekarang pengguna tidak perlu lagi mengeluarkan biaya belasan juta rupiah untuk menikmati pengalaman drone DJI yang nyaman dan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *