Review Itel Super 26 Ultra AMOLED 1.5K Curved: HP 2 Jutaan Tipis, Desain Mewah, NFC Aktif & Baterai 6000 mAh
Review Itel Super 26 Ultra AMOLED 1.5K Curved: HP 2 Jutaan Tipis, Desain Mewah, NFC Aktif & Baterai 6000 mAh

Review Itel Super 26 Ultra AMOLED 1.5K Curved: HP 2 Jutaan Tipis, Desain Mewah, NFC Aktif & Baterai 6000 mAh

Posted on

Itel Super 26 Ultra ini termasuk salah satu HP terbaik di kelas harga 2 jutaan kalau prioritas utamanya adalah desain mewah, layar AMOLED 1.5K, NFC aktif, dan baterai 6000 mAh ultra tipis.

Kekurangannya? Speaker masih mono, charging hanya 18W, konektivitas mentok 4G, dan UI bernuansa Transsion banget. Namun buat kebutuhan harian, multimedia, foto-foto biasa, dan game menengah, ini tetap termasuk paket lengkap yang sulit disaingi.

Hal pertama yang menarik justru dari kotaknya. Berbeda dengan saudaranya yang suka bergaya “gaming”, box Itel Super 26 Ultra tampil simpel — warna hitam dengan tulisan spek besar-besar.

Buka kotaknya, langsung dapat:

  • Anti gores
  • Cleaning kit
  • Soft case bawaan
  • Charger 18W + kabel
  • Unit HP terbungkus plastik yang “nge-gimmick” banget

Untuk harga yang berada di kelas smartphone 2 jutaan AMOLED NFC, isi box ini tergolong lengkap.

Desain & Build

Tanpa perlu menunggu sampai akhir review, bagian yang paling bikin banyak orang “tak percaya ini Itel” adalah desainnya.

  • Back cover matte polycarbonate, terasa elegan
  • Frame tipis, 3D curve glass di depan
  • Terlihat seperti HP flagship cewek-friendly
  • Lengkap dengan aksen power button warna oranye

Body hanya 170 gram, tipis dan nyaman di kantong. Ini seperti memegang “Samsung rasa hemat”, bahkan sempat mirip nuansa Galaxy Note 9 karena lengkungan kaca depannya.

Layar 1.5K AMOLED 144Hz

Di bagian layar, inilah nilai jual terbesar:

  • Panel AMOLED Full HD+ (1.5K curve display)
  • Warna vivid, sangat terang outdoor
  • Refresh rate diklaim 144Hz

Namun realita tidak mulus:

  • Di menu stuck di 90Hz
  • Saat dipaksa di aplikasi tertentu, maksimal terlihat 120Hz
  • Tidak ada pengaturan white balance bawaan

Meskipun begitu, untuk streaming, scrolling media sosial, sampai gaming ringan, layarnya tetap jauh lebih “kelas premium” dibanding HP seharga sama yang masih LCD.

Audio & Tombol

Poin minus yang langsung terasa: speaker mono.

Untuk nonton YouTube atau TikTok sih cukup, tapi lebih nyaman kalau dipasangkan TWS.

Tidak ada 3.5mm jack, jadi headset kabel harus lewat USB-C adapter. Tombol volume dan power ada di sisi kanan semua.

Kinerja dan Benchmark

Chipset yang dipakai adalah UniSoc T7300, fabrikasi 6nm TSMC, dengan GPU Mali G57. Skor Antutu 11 berada di atas Helio G99 versi Infinix Hot 60 Pro dan Snapdragon 685 Redmi 15. Aplikasi ringan terasa luwes, multitasking stabil, dan RAM 8 GB masih bisa diperluas virtual.

Performa game:

GameSettingFPS
Honkai Star RailVery Low~30 fps
Wuthering WavesLow~30 fps
Stella SoraLow~44 fps

Untuk kelas HP Android 2 jutaan gaming tipis-tipis, performanya patah-patah tapi layak main. Namun suhu cukup terasa, sekitar 42°C di depan dan 39–40°C di punggung.

Kamera 50MP & Video 2K

Uniknya, kamera belakang hanya 1 sensor utama 50MP. Lubang kamera kedua itu bukan kamera, tetapi IR blaster.

Warna foto:

  • Agak kebiruan (bluish) dibanding Infinix
  • Foto indoor kuning kadang terlihat kusam
  • Lingkungan gelap cenderung desaturated
  • Detail objek masih oke

Mode malam: warna terlihat, tapi noise cukup jelas. Telephoto berbasis AI, hasilnya lumayan selama pencahayaan cukup.

Video:

  • Maksimal 2K 30fps atau 1080p 60fps
  • Ada EIS, tapi stabilisasi biasa saja

Selfie 12MP juga bisa 2K 30fps, hasil lumayan tergantung pencahayaan.

Baterai 6000 mAh Ultra Tipis

Ini bagian yang bikin banyak orang kaget: 6000 mAh tetapi ringan dan tipis karena pakai Silicon Carbon Battery.

  • YouTube playback 17 jam (40% brightness, 40% volume)
  • Sisa baterai masih 20%
  • Charging 18W dari 3%–100% sekitar 2 jam lebih

Jadi baterainya besar, tapi isi ulangnya lama. Kalau butuh HP yang cepat terisi, Infinix 45W masih lebih unggul.

Software & UI

UI sangat familiar karena nuansanya mirip dengan brand “saudara”-nya:

  • Quick settings, notifikasi, hingga menu
  • Banyak aplikasi bawaan seperti Snack Video
  • Untungnya sebagian besar bisa dihapus atau disable
  • On-screen fingerprint ada, tetapi posisinya terlalu rendah untuk tangan tertentu

Konektivitas

  • NFC
  • Bluetooth 5.3
  • USB OTG
  • Masih 4G (tanpa 5G)
  • Wi-Fi masih Wi-Fi 5
  • USB 2.0

Namun untuk HP kedua, hotspot, dan kebutuhan harian, ini tetap lebih dari cukup.

Bonus Gimmick: Casing e-ink

Untuk pembeli batch awal, ada casing e-ink yang bisa menampilkan gambar custom: wallpaper anime, karakter wibu, atau foto pasangan.

Perbandingan Itel Super 26 Ultra vs Infinix Hot 60 Pro vs Redmi 15

KategoriItel Super 26 UltraInfinix Hot 60 ProRedmi 15
LayarAMOLED 1.5K CurveIPS 90HzLCD
Baterai6000 mAh5000 mAh7000 mAh
Charging18W45W18W
NFCAdaAdaTidak ada
DesainPaling premium & tipisLebih biasaMasih bulky

Kalau mencari desain mewah harga 2 jutaan, Itel Super 26 Ultra paling cocok. Kalau butuh charging cepat, Infinix Hot 60 Pro lebih masuk akal. Sementara Redmi 15 sulit punya keunggulan selain baterai besar.

Walaupun speknya tidak sempurna, HP ini menawarkan kombinasi yang unik:

  • AMOLED 1.5K curved
  • NFC
  • Tipis & ringan
  • 6000 mAh tahan lama
  • Kamera cukup oke
  • Harga 2,4–2,6 jutaan

Buat pengguna yang ingin HP elegan, nyaman digenggam, dan mata nyaman karena layar OLED, Itel Super 26 Ultra tergolong pilihan yang sangat bersahabat.

Jika digunakan sebagai HP harian, sosmed, belanja online, nonton film, casual gaming, kamera standar, dan dipakai ibu-ibu yang ingin HP “kelihatan mahal”, ini adalah salah satu smartphone AMOLED 2 jutaan terbaik 2025.

Tapi jika ingin:

  • dual speaker,
  • waktu charging cepat,
  • pengalaman UI lebih rapi,

maka Infinix Hot 60 Pro masih sedikit lebih unggul dari sisi efisiensi waktu.

Pada akhirnya, Itel Super 26 Ultra membuktikan bahwa HP murah bisa tampil mewah bukan sekadar slogan, tapi realita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *