Kalau ada HP flagship kecil yang performanya galak tapi tetap nyaman digenggam, Xiaomi 15 bisa jadi jawaban. Ukurannya yang mungil ini ternyata jadi nilai jual utama, apalagi buat yang suka multitasking atau sekadar main game sambil rebahan.
Review Xiaomi 15 Indonesia
Performa? Chipset Snapdragon 8 Gen 3 Elite Edition, RAM 12 GB UFS 4.0. Jadi dipakai rendering video 4K 60 FPS di CapCut, hasilnya bisa kelar cuma dalam waktu kurang dari semenit. Nggak cuma ngebut di benchmark, pengalaman sehari-hari juga benar-benar ngebut.
Yang menarik, manajemen suhunya rapi banget. Meski dipakai gaming non-stop, suhunya masih aman, cuma hangat tipis aja. Genshin Impact 60 FPS stabil rata kanan. Ini HP kecil tapi kuat banget nahan panas.
Xiaomi juga kasih peningkatan di sektor baterai. Dengan kapasitas 5200 mAh dan teknologi silicon carbon, baterai ini awet walau bodinya tipis. Nonton streaming dua jam cuma makan baterai 8%, push rank Mobile Legends dua match cuma turun sekitar 6–7%. Ngecas? Masih 90W tapi kecepatannya tetap ngebut, 0 ke 84% dalam 30 menit.
Ngomongin desain, kali ini Xiaomi nggak lagi main glossy. Desain matte, kalem dan elegan. Apalagi buat warna hitamnya, tampilannya berasa gagah. Layarnya tetap compact di 6,36 inci, panel LTPO AMOLED, refresh rate adaptif dari 1 Hz sampai 120 Hz.
Salah satu PR Xiaomi sebelumnya adalah soal kamera yang gampang ngembun. Di Xiaomi 15, masalah ini kayaknya udah diberesin. Dicoba rekam video 4K selama hampir 40 menit, hasilnya bersih tanpa embun. Housing kamera solid.
Sektor kamera? 50 MP telephoto, utama, dan ultrawide. Semua sudah pakai tuning Leica. Hasil fotonya punya warna khas yang natural tapi berani. Bokeh-nya juga dapet banget, apalagi kalau pakai focal length 75mm buat portrait. Kamera depannya pun nggak ketinggalan—rekam video 4K 60 FPS dengan stabilisasi yang mantap.
Xiaomi 15 bebas iklan. Sistem operasinya HyperOS yang berbasis Android 15, dan animasinya smooth banget. Fitur-fitur AI-nya juga makin canggih—mulai dari auto transkrip rekaman rapat sampai object eraser di galeri yang bisa ngisi ulang bagian tubuh yang ketutup objek.
Soal konektivitas, lengkap banget. NFC ada, haptic feedback enak, dan bahkan fitur infrared blaster masih tersedia—walau posisinya pindah ke dekat kamera. Sinyal juga stabil, bahkan bisa dipakai nelpon dari dalam lift.
Satu hal yang perlu dicatat, Xiaomi 15 ini nggak punya slot microSD. Tapi dengan opsi storage sampai setengah tera dan selisih harga cuma sejuta dari yang 256 GB, rasanya worth it banget buat langsung ambil varian paling tinggi sekalian.
Harga Xiaomi 15 bersahabat dibandingkan Samsung S25 versi reguler, yang harga varian setengah teranya bisa beda 3–4 juta.
Buat yang cari HP flagship compact tapi tetap nendang dari segala sisi—kamera, performa, baterai, sampai software—Xiaomi 15 layak masuk daftar teratas. Beli disini



