Siapa sangka ada laptop dengan layar ganda, RAM 32 GB, dan SSD 2 TB dengan harga terjangkau? Perangkat ini menawarkan konsep menarik dengan desain unik serta performa yang cukup untuk berbagai kebutuhan. Mari kita bahas lebih dalam!
Desain dan Layar Taxel
Dari tampilan luar, laptop ini terlihat seperti perangkat biasa. Namun, yang membuatnya beda adalah tambahan layar kedua berukuran 7 inci yang mendukung fitur touchscreen. Dengan ukuran keseluruhan 355 mm x 218 mm, ketebalan 18 mm, dan bobot 1,6 kg, laptop ini masih tergolong ramping dan ringan.
Material bodinya berbahan metal dengan warna silver yang memberi kesan premium. Layarnya sendiri menggunakan panel IPS dengan ukuran utama 15,6 inci dan resolusi Full HD (1920 x 1080). Refresh rate-nya standar di 60Hz.
Layar kedua juga memakai panel IPS dengan resolusi 800 x 1280 piksel, mendukung sentuhan, dan memiliki kualitas warna yang lebih baik dibanding layar utama. Dari pengujian, layar utamanya mencakup 64% sRGB, sementara layar kedua mencapai 82% sRGB, menjadikannya lebih nyaman untuk keperluan desain atau multimedia.
Salah satu fitur menarik lainnya adalah kamera yang bisa dilepas-pasang menggunakan magnet. Resolusinya mencapai 1200p, cukup untuk meeting online atau video call meski kualitasnya standar saja.
Keyboard dan Touchpad Taxel
Karena adanya layar kedua, keyboard laptop ini lebih kecil dibanding laptop pada umumnya. Layout tombolnya lebih menyerupai laptop berukuran 10 inci, yang mungkin sedikit kurang nyaman untuk mengetik dalam waktu lama. Posisi keyboard yang tidak sejajar dengan layar utama juga bisa menjadi tantangan bagi sebagian orang.
Namun, laptop ini sudah dilengkapi backlight RGB dengan dua tingkat kecerahan. Touchpad-nya juga cukup luas, responsif, dan sudah mendukung Windows gesture. Selain itu, ada sensor fingerprint yang bisa digunakan untuk login cepat via Windows Hello.
Performa dan Penyimpanan Taxel
Laptop ini ditenagai prosesor Intel N100 yang memiliki 4 core dan kecepatan hingga 3,4 GHz. Dibandingkan prosesor Intel Celeron N4020 yang sering ditemukan di laptop murah, performanya jauh lebih baik, dengan peningkatan hingga 123% untuk single-core dan 153% untuk multi-core.
Namun, perlu diingat bahwa prosesor ini dirancang untuk kebutuhan ringan seperti browsing, pekerjaan kantor, atau multimedia. Untuk gaming, performanya cukup terbatas.
Penyimpanan yang diberikan sangat lega, yaitu SSD 2 TB. Kecepatannya juga cukup baik dengan kecepatan baca 500 MB/s dan tulis 500 MB/s. Jika ingin meningkatkan kapasitas, tersedia slot tambahan untuk upgrade SSD.
Penggunaan untuk Editing dan Gaming
Meskipun bukan laptop gaming, perangkat ini masih bisa digunakan untuk tugas editing ringan. Saat diuji dengan Adobe Premiere untuk mengedit video YouTube berdurasi 10 menit dengan resolusi Full HD, rendering selesai dalam waktu sekitar 5 menit.
Untuk gaming, game seperti Genshin Impact bisa dimainkan di pengaturan grafis rendah dengan resolusi HD. Suhu perangkat saat gaming juga masih dalam batas aman, dengan bagian layar sekitar 30 derajat Celcius dan area tombol WASD sekitar 40 derajat Celcius.
Baterai dan Konektivitas
Laptop ini memiliki kapasitas baterai 5000 mAh, yang dalam penggunaan browsing dan pekerjaan kantor bertahan sekitar 3-4 jam. Waktu pengisian dayanya sekitar 2,5 jam.
Dari segi konektivitas, laptop ini sudah mendukung WiFi 5 dan Bluetooth 5.0. Pilihan portnya cukup lengkap, termasuk USB Type-C, USB 3.0, Mini HDMI, slot microSD, serta jack audio 3.5mm.
Laptop dengan layar ganda seperti ini masih jarang ditemukan, terutama di kelas harga terjangkau. Konsepnya menarik dan cocok untuk mereka yang ingin meningkatkan produktivitas dengan layar tambahan.
Keunggulan utama terletak pada RAM besar, penyimpanan luas, serta fitur menarik seperti keyboard backlight, fingerprint scanner, dan kamera magnetik. Namun, ada beberapa kekurangan seperti daya tahan baterai yang kurang lama dan keyboard yang sempit.



